Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi
Dream - Banyak pub di Inggris yang gulung tikar akibat meningkatnya populasi muslim di negara itu, kata seorang bangsawan Inggris bernama Lord Hodgson of Astley Abbotts.
Di hadapan Majelis Tinggi Parlemen Inggris (House of Lords) mantan direktur jaringan pub Marston itu mengklaim, banyak pub yang terpaksa tutup, khususnya di wilayah yang pertumbuhan muslimnya tinggi.
" 25 Tahun yang lalu, perusahaan di mana saya pernah menjadi direkturnya, memiliki lusinan pub di Kiddenminster, pusat perdagangan karpet. Kini sejak tidak lagi menjadi pusat perdagangan, hanya tinggal 3 pub."
Ditambahkan Lord Hodgson, keberadaan pub-pub di Nottingham, Leicester, Manchester, Leeds dan Birmingham kini tengah terancam seiring meningkatnya jumlah muslim di wilayah itu.

" Sangat berat bagi para pemilik pub yang telah membangun bisnisnya dalam 10 tahun terakhir untuk menerima gelombang (muslim) yang tak terhindarkan ini."
Komentarnya langsung mendapat kritik keras dari pemimpin muslim Inggris. Fiyaz Mughal, direktur Faith Matters. Ia mengatakan apa yang disampaikan Lord Hodgson itu adalah sesuatu yang konyol.
" Sangat konyol sekali menyalahkan umat Islam untuk penutupan pub. Konsumsi dan pemasaran alkohol telah berubah dari waktu ke waktu," katanya.
Mughal menambahkan, penyebab lain dari banyaknya pub yang tutup karena mungkin belum mampu menarik pelanggan dan klien. Lagipula, tambah Mughal, banyak yang mulai mengadopsi gaya hidup sehat.
Sementara itu Nasima Begum, dari Dewan Muslim Inggris, menambahkan Lord Hodgson mengecewakan karena mengkambinghitamkan muslim atas kegagalan bisnisnya.
" Selanjutnya apa? Muslim disalahkan lagi karena penjualan daging babi menurun?"
(Ism, Sumber: Daily Mail)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang