Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Co-Founder Ticket.com Gaery Undarsa (kiri) Dalam Diskusi E-commerce Di Jakarta, Selasa (29/12).
Dream - Memasuki musim liburan akhir tahun, permintaan tiket perjalanan meningkat hingga 30-50 persen. Hal itu terjadi pada semua maskapai baik darat maupun udara.
Disampaikan Gaery Undarsa, selaku Chief communication Officer & Co-Founder Tiket.com bahwa peningkatan terjadi sejak awal November lalu.
Kesempatan itu akan dimanfaatkan perusahaannya untuk memperluas rute penerbangan pada tahun depan. Ia berencana akan bekerjasama dengan berbagai maskapai penerbangan internasional yang mencakup penerbangan ke seluruh negara.
"Saat ini kita baru maskapai regional, tahun depan maskapai seluruh dunia bisa didapat secara online langsung. Hal ini sebagai salah satu strategi agar market luar negeri masuk ke Indonesia," ungkap Gaery yang dijumpai di kawasan Thamrin, Jakarta, kemarin.
Terkait hal itu, Gaery menyinggung instruksi langsung dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) untuk mendorong terkejarnya target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Air.
Seiring dengan hal itu, Tiket.com juga telah menyiapkan promo-promo yang menarik agar para wisman datang berkunjung ke Indonesia. Termasuk pada penyediaan layanan hotel bintang dua dan bintang tiga yang mulai diperbanyak.
"Masyarakat Indonesia paling senang nginep di hotel bintang tiga. Demografi paling banyak orang-orang yang melakukan traveling itu usia 20-35 jadi jarang nginep di hotel bintang lima. Masih baru kerja atau keluarga muda," imbuhnya.
Lebih jauh ia melihat tren mulai bergeser, karena masyarakat jauh lebih memilih hotel bintang dua yang memiliki pelayanan tak kalah dengan bintang tiga. Dengan harga yang lebih bersahabat, mereka tetap mendapat pelayanan sekelas bintang tiga.
"Fasilitasi memang dikurangi, lebih sempit tapi tidak mengurangi kenyamanan. Dengan harga sekitar 300-600 ribu mereka sudah dapat yang bagus seperti misal Fave Hotel," pungkas Gaery. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari