Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kaligrafi Nabi Muhammad
Dream - Penggambaran Nabi Muhammad SAW seperti dalam kartun yang diterbitkan oleh media, seperti Charlie Hebdo di Perancis baru-baru ini, sangat dilarang dalam Islam. Bahkan penggambaran Nabi bisa menimbulkan kemarahan muslim.
Meskipun gambar bernada menghina Nabi Muhammad telah berulang kali memicu kemarahan dunia Islam, pemimpin dan ulama Arab dan Muslim mengutuk serangan terhadap Charlie Hebdo. Pusat studi Islam Sunni, Al-Azhar di Kairo, Mesir bahkan mengatakan Islam mengecam segala bentuk kekerasan.
Kontroversi ini telah berkobar selama satu dekade, sejak surat kabar Denmark Jyllands-Posten pertama kali menerbitkan 12 kartun editorial yang menggambarkan Nabi Muhammad pada 2005.
Charlie Hebdo dan publikasi Eropa lainnya kemudian mencetak ulang kartun itu di tahun-tahun berikutnya. Salah satu kartun bahkan menggambarkan Rasulullah memakai turban yang menyerupai bom.
Kantor Charlie Hebdo sempat dibom pada November 2011 lalu, setelah mengganti publikasi dengan nama Syariah Hebdo dan karikatur Rasulullah menjadi sampulnya.
Mayoritas ulama Islam melarang penggambaran dari semua nabi yang dihormati oleh Islam. Mereka bahkan menolak penggambaran para sahabat Nabi Muhammad meski hanya dalam bentuk cahaya.
" Kita seharusnya tidak membuka pintu bagi orang-orang untuk menggambarkan Nabi dalam bentuk apa pun yang dapat mempengaruhi statusnya di hati umatnya," kata Al-Kubaisi, ulama asal Irak yang menetap di Dubai, Uni Emirates Arab.
Memang tidak ada teks dari Alquran atau Hadis yang jelas melarang penggambaran itu. Tapi larangan itu merupakan penghormatan dan penghargaan kepada Nabi, Al-Kubaisi menambahkan.
Larangan juga berlaku untuk penggambaran Nabi Muhammad dan para sahabatnya dalam film dan program televisi.
Sebuah film anti-Islam " Innocence of Muslims" yang muncul di YouTube pada 2012 memicu gelombang protes di beberapa negara.
Belum lama ini, sejumlah negara Islam melarang penayangan film Hollywood " Exodus: Gods and Kings" yang menggambarkan Nabi Musa.
" Menggambarkan para Nabi Allah akan meragukan tentang status mereka dan mungkin termasuk kebohongan, karena peran yang dimainkan aktor tidak pernah bisa cocok dengan karakter asli dari para nabi," kata fatwa Dewan Fiqih Islam di Mekah.
(Ism, Sumber: Arab News)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya