Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Sebuah naskah Alquran kuno yang diduga dibuat sezaman dengan Rasulullah ditemukan di Inggris.
Alquran kuno ini adalah tertua yang pernah ditemukan, klaim Universitas Birmingham di Inggris pada Rabu pekan lalu.
Dua perkamen yang terbuat kulit hewan, yang berisi teks Alquran yang 'mengejutkan` masih terbaca dengan jelas. Menurut uji karbon, Alquran itu dibuat sekitar awal abad ketujuh, masa selama Nabi Muhammad masih hidup.
" Uji karbon yang dilakukan pada perkamen milik Universitas Birmingham menunjukkan kemungkinan yang kuat bahwa itu dibuat selama Nabi Muhammad masih hidup atau tak lama setelah itu," kata David Thomas, profesor Kristen dan Islam di Birmingham dilansir Emirates 24/7, Kamis 23 Juli 2015.
Muhammad Isa Waley, kepala kurator naskah Persia dan Turki di British Library di London mengatakan temuan tersebut merupakan hal yang paling menakjubkan.
" Sekarang kita telah mengetahui bahwa dua lembar perkamen ini, yang ditulis tangan dengan indahnya dan mengejutkan masih bisa dibaca dengan jelas, hampir pasti berasal dari zaman pertama tiga khalifah.
" Menurut pendapat klasik Islam, naskah ini ditulis di bawah khalifah ketiga, Utsman bin Affan, yang memerintahkan penyusunan dan pengeditan teks Alquran dalam urutan surat seperti yang dikenal sekarang."
Analisis radiokarbon terhadap naskah Birmingham itu menunjukkan tahun antara 568-645 Masehi, dengan akurasi mencapai 95,4 persen. Sementara Nabi Muhammad diketahui hidup antara sekitar 570-632 Masehi.
Selama bertahun-tahun, naskah Birmingham tersebut terselip bersama dengan naskah serupa yang berasal dari akhir abad ketujuh.
Naskah-naskah tersebut ditemukan oleh seorang akademisi Italia, Alba Fedeli, saat melakukan penelitian untuk PhD-nya.
Fedeli mengatakan, naskah yang ditemukannya hampir sama dengan naskah yang disimpan di Bibliotheque Nationale de France di Paris. Meskipun berasal dari tahun yang sedikit muda, yakni 50 tahun setelah kematian Nabi Muhammad.
Muhammad Afzal, Kepala Masjid Pusat Birmingham, mengatakan dia merasa terhormat bisa membaca teks Alquran tersebut. " Semua umat Islam dunia akan senang melihat naskah ini." (Ism)