Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kegiatan lanjutan program kepedulian sosial PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) diadakan kembali di Kec. Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat.
Kali ini JAPFA hadir kembali untuk memastikan perubahan yang terjadi di sekolah peserta, usai adanya pendampingan yang dilakukan untuk mendorong tumbuhnya perilaku hidup bersih dan sehat
JAPFA memberikan pendampingan baik kepada guru maupun kepada siswa guna terciptanya sistem sekolah sehat. Sebanyak 24 guru yang mengajar di delapan sekolah pendampingan diberikan pelatihan mengenai manajemen tata kelola sekolah.
Mengadopsi manajemen 5S dari Jepang, pelatihan tersebut membekali guru mengenai prinsip tata kelola sekolah yang bersih, sehat, dan nyaman.
Bukan hanya menerapkan pendampingan kepada guru, siswa juga dipilih dan dilatih untuk disiapkan menjadi duta sehat JAPFA, yaitu Duta Anak Sehat, Duta Makanan Sehat, dan Duta Lingkungan Sehat.
" Sebagai agen perubahan, para siswa didampingi secara intensif untuk dapat menjalankan tugasnya sebagai duta sehat, serta wajib memberikan pengaruh positif bagi teman sebayanya,” ujar Head of Social Investment & Corporate Communication JAPFA, R. Artsanti Alif dalam keterangan tertulis, Kamis 2 November 2017.
Kata dia, di sini peran guru juga sangat penting untuk memonitor setiap perubahan para siswa hingga terciptanya sistem sekolah sehat.
Para siswa sudah mulai menjalani bimbingan untuk menjadi duta dari JAPFA. Duta Makanan Sehat mendapatkan pelatihan untuk mengelola kebun sekolah dan diajarkan mengenali sumber gizi dan protein dari tiap-tiap bahan makanan yang akan digunakan untuk membuat masakan mereka.
Sedangkan untuk Duta Anak Sehat, dilakukan pembimbingan mengenai bagaimana caranya mencuci tangan yang baik dan benar dan nantinya para duta akan ajarkan juga ke teman-teman lainnya. Untuk Duta Lingkungan Sehat juga sudah mulai dibina bagaimana memilah jenis-jenis sampah.
" Anak-anak duta akan mempunyai perannya sendiri pada tahap kedua JAPFA4Kids ini,” kata Head of Unit Cirebon JAPFA, Dwi Priyastoko.
Pada kegiatan JAPFA4Kids ini, seluruh siswa dari sekolah pendampingan diperiksa kesehatannya oleh Puskesmas dan dibantu oleh Duta Anak Sehat. Untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar acara, para Duta Lingkungan Sehat diwajibkan untuk menjalankan tugas LISA BILAH (Lihat Sampah Ambil Pilah).
Disisi lain kegiatan, JAPFA juga mengadakan kelas pendampingan catur yang diampu oleh Master Internasional Tirta Candra bagi para siswa sekolah pendampingan. Sebanyak 20 siswa terpilih dari kelas catur ini akan mengikuti Eksebisi Catur Simultan pada Gebyar JAPFA4Kids dihari kedua kegiatan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya