Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Nurasih, Sarjana Cumlaude Asal Yogyakarta (muhammadiyah.or.id)
Dream - Angkringan, sebuah tempat makan yang jauh dari kata mewah. Para pedagangnya kerap hanya menyajikan gorengan, nasi kucing, dan sejumlah lauk dengan harga sangat miring.
Tapi, angkringan justru merupakan sumber pendapatan utama bagi wong cilik, khususnya di Yogyakarta. Dan angkringan menjadi lambang sebuah perjuangan hidup tanpa mengenal kata menyerah pada nasib.
Hal itulah yang coba ditunjukkan oleh seorang lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Nurasih. Saat diwisuda pada Sabtu, 21 Oktober 2017 lalu, selempang hijau bertuliskan 'Terbaik' terpasang menyilang di baju toga yang dia kenakan.
Meski anak pedagang angkringan, gadis ini lulus dengan prestasi Cumlaude. Dia berhasil mencatatkan Indeks Prestasi Kumulatif 3,94.
Nurasih mengatakan pendidikan merupakan salah satu jalan baginya untuk mengangkat derajat ibu dan keluarganya. Dia ingin membuktikan pada khalayak pendidikan adalah hak semua orang, termasuk bagi mereka yang tergolong miskin.

"Pendidikan bukan untuk mereka yang mampu, tapi mereka yang mau," kata Nurasih, dikutip dari muhammadiyah.or.id.
Sang ibu, Sujeti, bukanlah orang mampu. Dari usaha angkringan yang dia jalankan, Sujeti hanya mampu meraih keuntungan sebesar Rp30-40 ribu.
Untuk membiayai kuliahnya, Nurasih tidak mau merepotkan sang ibu. Nurasih juga tercatat sebagai mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi UMY tahun 2013 yang sangat membantunya dalam menjalani kuliah.
Meski begitu, bukan berarti Nurasih hanya kuliah tanpa membantu ibunya. Sejak 2014, dia bekerja paruh waktu di salah satu biro penjualan tiket perjalanan di Kota Pelajar itu.
Upah yang dia terima memang tidaklah besar. Tetapi, Nurasih mengaku bersyukur dan berbangga karena bisa sedikit meringankan beban ibunya. (ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS