Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Ilustrasi
Dream - Federasi Diabetes Internasional (IDF) membeberkan data penderita diabetes yang akan terus bertambah setiap tahunnya. Hingga akhir tahun 2011 ada 366 juta penduduk dunia yang terdeteksi menderita diabetes.
Jumlah ini diprediksi akan meningkat hingga menyentuh angka 552 juta di tahun 2030. Jumlah ini terus meningkat sekitar tiga kasus baru setiap sepuluh detik atau setara dengan hampir 10 juta penderita baru setiap tahunnya.
Dalam laporan ini IDF juga menyebut masih ada sekitar 183 juta penduduk dunia yang tidak sadar jika dirinya seorang penderita diabetes. Faktor penunaan, perubahan demografis, dan gaya hidup turut memengaruhi bertambahnya jumlah penderita penyakit mematikan ini.
Mengutip laman Huffingtonpost, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat sekitar 80 persen kematian akibat diabetes terjadi di negara-negara berkembang. Jumlah penderita diabetes tertinggi berusia sekitar 40-59 tahun.
Yang mengejutkan IDF juga memprediksi sekitar 78 ribu anak terdiagnosa diabetes tipe satu setiap tahunnya. Jumlah penderita dan kematian akibat diabetes juga akan berlipat ganda atau sekitar 1 dari 10 orang berpotensi besar menderita diabetes di tahun 2030.
Kepala unit diabetes WHO, Gojka Roglic mengatakan, sebagian besar kasus diabetes merupakan tipe 2 atau penyakit yang disebabkan oleh pola gaya hidup tidak sehat yang cenderung menyerang orang yang mengalami obesitas.
" Sebenarnya, sejumlah besar kasus diabetes di masa depan dapat dicegah. Hal ini kian mengkhawatirkan mengingat diabetes merupakan penyakit serius yang melemahkan dan memperpendek hidup penderitanya," ucapnya. (Ism)
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol