Ilustrasi Anak Terkena Asap Rokok. (Source: Shutterstock)
Dream - Meski banyak penyuluhan seputar bahaya merokok sejak dulu, faktanya masih cukup banyak orang yang melakukannya hingga kini. Kebiasaan tersebut bahkan tidak jarang dilakukan oleh orangtua di depan anaknya.
Padahal, dampak merokok pada perokok pasif pun sangat buruk. Apalagi, jika dilakukan terus menerus dalam kurun waktu cukup lama.
Dampak buruk asap rokok bagi anak kecil diungkapkan oleh Dokter Adam Prabata melalui Instagram pribadinya. Dia mengungkapkan 3 penyakit yang kerap muncul pada anak yang sering menghirup asap rokok.

Foto: Shutterstock
Infeksi saluran napas yang bisa dialami anak ketika terlalu sering menghirup asap rokok cukup beragam. Mulai dari batuk, flu, bahkan sesak napas. Maka dari itu, anak perlu menjauhi asap rokok selain memperkuat daya tahan tubuh untuk mencegah terkena penyakit tersebut.
Tidak hanya berdampak pada hidung serta saluran pernapasan, terlalu banyak menghirup asap rokok juga berakibat pada kesehatan telinga. Tidak heran, saluran telinga berhubungan dengan saluran pernapasan.
Sehingga, anak bisa memiliki potensi lebih tinggi terkena infeksi telinga tengah jika terlalu banyak menghirup asap rokok sejak kecil.

Foto: Shutterstock
Ini merupakan dampak terburuk yang bisa dialami anak ketika terlalu sering menghirup asap rokok. Terutama, jika kebiasaan tersebut dilakukan oleh keluarga terdekat.
Jadi jika ingin anak memiliki pertumbuhan serta fungsi organ yang optimal, jauhkanlah asap rokok dari sekitarnya.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak