Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Pandemi Covid-19 berhasil membuat sebagian orang menjadi lebih fit dan memiliki tubuh ideal. Namun sebagian lainnya justru mengalami kenaikan berat badan serta penumpukan lemak karena menghabiskan waktu kosong di rumah dengan nyemil makanan.
Pada wanita, penumpukan lemak biasa terjadi di bagian paha dan pinggul. Tentunya, penumpukan lemak akan menurunkan kepercayaan diri.
Untuk menghilangkan penumpukan lemak berlebih itu kamu harus berolahraga. Dilansir dari Miss Kyra, berikut gerakan yang dapat mengurangi lemak pada paha dan pinggul.
Squat

Buka kedua kaki selebar pinggul. Lalu, tekuk lutut dan dorong bokong ke belakang. Tahan gerakanmu selama 10 detik sebelum mengulanginya untuk 3 repetisi.
Side leg raise
Tidurlah menyamping di atas matras dan letakkan satu tangan di belakang kepala. Letakkan sebelah tanganmu di samping tubuh dan angkat sebelah kakimu setinggi mungkin. Lakukan 10 kali untuk kedua kaki.
Front leg raise
Berdiri tegak dengan kaki terbuka selebar pinggul. Lalu, angkat kaki kanan ke depan setinggi mungkin. Lakukan gerakan ini sebanyak 5 repetisi sebelum melakukannya dengan kaki kiri.
(Sumber: Miss Kyra)
Dream - Teh hijau dan kopi merupakan minuman yang diklaim sehat serta rendah kalori. Oleh karena itu, keduanya seringkali disarankan untuk dikonsumsi ketika ingin menurunkan berat badan.
Terlepas dari rendahnya kalori, keduanya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh.
Tapi, manakah yang paling efektif untuk menurunkan berat badan? Berikut jawaban yang dilansir dari Times of India.
Teh Hijau
© © Pexels.com
Teh hijau mengandung kafein dan jenis flavonoid yang disebut katekin. Katekin merupakan sejenis antioksidan. Kedua zat tersebut dianggap dapat meningkatkan metabolisme.
Katekin sendiri diklaim dapat menghancurkan lemak berlebih. Penelitian yang dipublikasikan pada 2010 membuktikan bahwa teh hijau dalam bentuk suplemen akan berdampak positif untuk penurunan serta keseimbangan berst badan.
Meskipun rendah kalori dan bermanfaat bagi kesehatan, namun teh hijau hanya dianjurkan untuk dikonsumsi 2-3 cangkir. Konsumsi teh hijau yang berlebihan dapat menyebabkan kesulitan tidur serta masalah jantung.
© © Pexels.com
Teh hijau mengandung vitamin B, asam folat, magnesium serta flavonoid yang dapat meredakan kolesterol dan risiko Alzheimer, mengontrol diabetes tipe 2 serta meningkatkan fungsi jantung.
© © Pexels.com
Kopi hitam merupakan minuman yang seringkali dikonsumsi ketika ingin menurunkan berat badan. Mengonsumsi kopi secara rutin dapat meningkatkan fokus serta menurunkan risiko diabetes tipe 2.
Tapi, reaksi tubuhmu akan berbeda ketika mengonsumsi jenis kopi lainnya seperti kopi susu yang mengandung krim serta gula. Tentunya, jenis kopi tersebut justru dapat menambah berat badan, bahkan menyebabkan masalah kesehatan.
Sama seperti teh hijau, kopi hitam dapat meningkatkan metabolisme dan energi. Metabolisme yang baik dapat menunda rasa lapar serta mencegah makan berlebihan.
Penelitian mengindikasikan bahwa kopi dapat meningkatkan metabolisme rata-rata 3-11 persen
© © Pexels.com
Kopi hitam mengandung vitamin B2, B3, B5, mangan, potasium serta magnesium. Selain itu, mengonsumsi kopi secara rutin dapat memperkuat ingatan dan meningkatkan performa saat berolahraga.
Tapi, mengonsumsi lebih dari 2 cangkir kopi per hari dapat menyebabkan masalah kesehatan
Ada beberapa penelitian yang membuktikan kedua minuman tersebut dapat membantu penurunan berat badan. Tapi, keduanya tidak jauh berbeda.
Teh hijau diklaim lebih sehat daripada kopi hitam. Kandungan antioksidan serta beberapa manfaat kesehatan membuatnya lebih baik daripada kopi hitam.
Tapi, kamu tetap harus mengatur jumlah konsumsinya. Kamu pun perlu berolahraga dan menjalani pola hidup sehat agar penurunan berat badan lebih efektif.
(Sumber: Times of India)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya