Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Pola makan dan tidur yang berubah selama bulan puasa bisa memicu timbulnya berbagai masalah kesehatan. Misalnya saja panas dalam yang sering dialami selama berpuasa.
Oleh karena itu, kamu wajib menerapkan gaya hidup sehat di bulan Ramadan untuk menangkal panas dalam yang bisa mengganggu aktivitas dan ibadah. Ini dia gaya hidup yang perlu diterapkan agar kondisi tubuh selalu fit, Sahabat Dream!
Pola Makan Sehat
Setelah seharian berpuasa, rasanya tidak sabar untuk melahap apa saja yang tersaji di meja makan. Agar terbebas dari gejala panas dalam seperti sembelit, sariawan, dan radang tenggorokan, batasi makanan yang mengandung tinggi lemak, gorengan, dan pedas.
Tingkatkan konsumsi bahan makanan kaya serat, seperti oatmeal, sayur dan buah-buahan yang juga mengandung vitamin dan mineral. Selain memperlancar pencernaan, juga membantu menguatkan daya tahan tubuh.
Cukupi Kebutuhan Cairan
Cukup minum mencegah tubuh jadi lemas saat puasa, melancarkan pencernaan, dan menjaga daya tahan tubuh. Biasakan diri untuk minum air putih minimal 9 gelas sehari yang dibagi pada sahur dan berbuka puasa.
Hindari juga minuman berkafein atau bersoda yang justru memicu rasa haus yang berkepanjangan. Agar tidak bosan dengan rasa air yang tawar, tambahkan irisan buah, menggantinya dengan smoothie tanpa gula, atau menyajikan sup sayuran hangat untuk menu buka puasa.
Jika air putih saja tidak cukup untuk meredakan panas dalam, segera minum Larutan Penyegar Cap Badak. Telah dikenal khasiatnya dari generasi ke generasi, produk keluaran Sinde yang berbahan alami Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar efektif mengatasi gejala panas dalam. Mulai dari sariawan, bibir pecah-pecah, bau mulut, radang tenggorokan, sembelit, sekaligus mampu membuat tubuh lebih segar di bulan Ramadan.

Facebook.com/larutanpenyegar
Jangan ragu menyediakan Larutan Penyegar Cap Badak yang telah terjamin halal dan aman dikonsumsi semua usia. Sediakan saat berbuka puasa untuk menjaga kesehatan, dengan varian rasa original maupun buah-buahan yang menyegarkan.
Kelola Stres
Panas dalam juga dapat dipicu oleh tekanan stres. Selain menurunkan daya tahan tubuh, tekanan pikiran juga dapat mengacaukan hormon yang berpengaruh pada pencernaan. Coba hilangkan stres dengan cukup beristirahat. Hindari begadang dan jika perlu sisipkan tidur siang minimal setengah jam. Selain untuk memulihkan tenaga, juga efektif mengembalikan mood jadi baik lagi.
Olahraga Rutin
Gejala panas dalam bisa muncul karena kelelahan. Jangan jadikan berpuasa sebagai alasan untuk tidak berolahraga, lho. Tetap melakukan latihan fisik secara rutin dapat menjaga daya tahan dan stamina tubuh, sehingga tetap fit dan terhindar dari gejala panas dalam.
Miliki gaya hidup sehat untuk menangkal panas dalam saat berpuasa. Yuk biasakan sejak dini, Sahabat Dream!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya