6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Minuman dingin seperti es buah, cendol, atau sekadar es teh memang terasa nikmat dikonsumsi saat berbuka puasa. Minum air dingin selalu dianggap sebagai penghapus dahaga setelah kurang lebih 14 jam menahan haus dan lapar.
Namun anggapan itu tak selamanya benar. Ternyata, minum es saat berbuka puasa tidak baik untuk kondisi tubuh.
Minuman dingin akan membuat kerja lambung melambat karena harus menyesuaikan air es dengan kondisi tubuh. Lambung yang telah lama tidak dimasuki makanan akan terkejut ketika menerima air dingin.
Air dingin akan menyebabkan perut kembung dan terasa penuh. Padahal, kita masih perlu mengonsumsi nutrisi cukup saat berbuka puasa.
Ketika berbuka, sebaiknya dahulukan minum air putih dengan suhu normal. Setelah itu, kamu bisa minum dan makan yang manis seperti teh manis atau kurma.

Sahabat Dream, kamu juga perlu menjaga asupan gula saat berbuka puasa. Saat sudah berbuka puasa dengan teh manis, sebaiknya mengurangi camilan legit atau hidangan manis lainnya.
Makanan yang dianjurkan adalah buah-buahan yang manis seperti kelengkeng. Buah punya kandungan air yang tinggi dan mampu menaikkan gula darah dalam waktu cepat setelah sekian jam berpuasa.
Untuk menyembuhkan panas dalam karena mengkonsumsi hidangan yang berlebihan, Larutan Penyegar Cak Badak bisa diminum setelah berbuka puasa. Larutan Penyegar telah mendapatkan pengakuan MUI sebagai minuman yang halal dikonsumsi.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
