(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Minuman dingin seperti es buah, cendol, atau sekadar es teh memang terasa nikmat dikonsumsi saat berbuka puasa. Minum air dingin selalu dianggap sebagai penghapus dahaga setelah kurang lebih 14 jam menahan haus dan lapar.
Namun anggapan itu tak selamanya benar. Ternyata, minum es saat berbuka puasa tidak baik untuk kondisi tubuh.
Minuman dingin akan membuat kerja lambung melambat karena harus menyesuaikan air es dengan kondisi tubuh. Lambung yang telah lama tidak dimasuki makanan akan terkejut ketika menerima air dingin.
Air dingin akan menyebabkan perut kembung dan terasa penuh. Padahal, kita masih perlu mengonsumsi nutrisi cukup saat berbuka puasa.
Ketika berbuka, sebaiknya dahulukan minum air putih dengan suhu normal. Setelah itu, kamu bisa minum dan makan yang manis seperti teh manis atau kurma.

Sahabat Dream, kamu juga perlu menjaga asupan gula saat berbuka puasa. Saat sudah berbuka puasa dengan teh manis, sebaiknya mengurangi camilan legit atau hidangan manis lainnya.
Makanan yang dianjurkan adalah buah-buahan yang manis seperti kelengkeng. Buah punya kandungan air yang tinggi dan mampu menaikkan gula darah dalam waktu cepat setelah sekian jam berpuasa.
Untuk menyembuhkan panas dalam karena mengkonsumsi hidangan yang berlebihan, Larutan Penyegar Cak Badak bisa diminum setelah berbuka puasa. Larutan Penyegar telah mendapatkan pengakuan MUI sebagai minuman yang halal dikonsumsi.

Advertisement

4 Ciri yang Menunjukkan Anda Termasuk Orang Tua yang Menyenangkan

Es Terooos! Betulkah Terlalu Banyak Minum Es Menyebabkan Batuk dan Pilek? Ini Penjelasan Ilmiahnya!


Kenapa Sebagian Orang Susah Bernyanyi Meski Sudah Berlatih Keras?

Depresi Diduga Menghambat Kemampuan Otak Membentuk Sel Saraf Baru

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya