Morgan Oey Dalam Film "Assalamualaikum Beijing" (Sumber: Www.tabloidkabarfilm.com)
Dream - Mantan personil boyband Smash, Morgan Oey, kini lebih dikenal sebagai seorang aktor ketimbang penyanyi. Pria 25 tahun ini sebelumnya tergabung dalam Smash dan akhirnya memilih untuk hengkang dari grup yang membesarkan namanya itu.
Keputusannya untuk hengkang tampaknya justru menjadi langkah tepat bagi karir Morgan. Karirnya kian mantap dan melejit di dunia akting. Morgan dipercaya untuk membintangi beberapa film layar lebar. Namun menariknya, meski bukan seorang muslim, sebagian besar film yang dilakoninya justru merupakan film religi bernuansa Islami.
Beberapa film yang dibintangi Morgan antara lain, Assalamualaikum Beijing, Hijab Traveler, dan yang terakhir Air Mata Surga. Morgan mengaku mempunyai alasan tersendiri mengapa dirinya kerap memerankan tokoh di film-film religi Islami.
" Soalnya dari awal saya memang dibesarkan di keluarga yang tidak neko-neko. Orang tua sangat membebaskan itu. Saya juga sekolahnya di daerah dan rumah dekat banget sama komunitas muslim," kata Morgan Oey saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat.
Morgan percaya rezeki sudah ada yang mengatur termasuk tawaran bermain di film yang notabene bernuansa Islam padahal dirinya penganut Kristiani.
" Kenapa saya menjalankan beberapa film religi, mungkin ini rezeki dari Tuhan. Yang penting ada pesan moral yang disampaikan ke masyarakat," kata Morgan menambahkan.
Saat ini, Morgan tengah disibukkan dengan kegiatan tur promo film terbarunya ke beberapa daerah di Indonesia, yakni film Air Mata Surga. Ia juga sedang melakukan persiapan syuting untuk film Hijab Traveler.
(Laporan: Amrikh Palupi)
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya