Source: Shutterstock.com
Dream - Ketika ingin memulai hidup sehat, kita akan mencari asupan sehat agar nutrisi harian terpenuhi dan tidak menyebabkan kenaikan berat badan secara drastis.
Selain itu, kamu juga ingin menghindari jenis makanan yang dapat menyebabkan penyakit tertentu jika dikonsumsi jangka panjang.
Biasanya, seseorang akan menghindari makanan yang menyebabkan diabetes, kolesterol atau asam urat.
Namun, ada juga makanan yang bisa meningkatkan risiko Alzheimer. Dilansir dari Eat This, berikut makanan yang dapat meningkatkan risiko Alzheimer.

Sereal manis, terutama jika tidak organik umumnya mengandung bahan yang terkena pestisida.
Inilah yang dapat mengganggu bakteri baik pada saluran pencernaan, menyebabkan peradangan dan bisa berujung pada Alzheimer.

Cookies atau makanan manis yang mengandung pemanis tambahan seperti sirup jagung atau gula dapat meningkatkan potensi Alzheimer.
Apalagi, cookies cenderung dikonsumsi lebih dari satu. Sehingga, potensinya akan lebih tinggi akibat konsumsi berlebih.

Meskipun diklaim rendah atau bebas gula dan bisa dikonsumsi ketika diet, minuman soda tetap mengandung pemanis buatan yang kurang baik bagi pencernaan.
Maka dari itu, tidak heran jika minuman ini bisa menyebabkan peradangan dan berujung pada Alzheimer jika dikonsumsi jangka panjang.

Makanan cepat saji atau produk olahan gandum dapat meningkatkan risiko Alzheimer jika dikonsumsi rutin dan terlalu banyak.
Pencernaanmu akan terganggu dan hal tersebutlah yang bisa meningkatkan risiko Alzheimer.
Konsumsilah makanan yang bisa mengurangi risiko Alzheimer seperti kunyit, salmon, dan sayuran hijau.
(Sumber: Eat This)