Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Saat merasa tertekan, sebagian orang mempunyai kebiasaan buruk menggigit kuku. Padahal banyak orang menyarankan untuk meninggalkan kebiasaan itu.
Berdampak buruk bagi kesehatan, sejumlah ahli menyarankan untuk mengalihkan kebiasaan menggigit kuku dengan pengalihan lain saat mengalami rasa stres.
Ahli kesehatan dari Mayo Clinic, Rochelle Torgerson, menjelaskan bakteri dan jamur akan masuk ke mulut saat menggigit kuku. Penyakit yang bisa ditularkan melalui kebiasaan ini seperti flu dan penyakit lain.
"Kebiasaan ini bisa membuat kamu riskan terkena infeksi kulit di sekitar kuku, atau paronychia," kata Todgerson seperti yang dilansir Huffington Post. Infeksi ini ditandai dengan kuku yang mulai memerah, bengkak, dan terasa sakit.
Tak hanya itu, menggigit kuku akan menyebabkan penyebaran kutil di bagian tubuh lain. Penyakit ini disebabkan oleh virus Human Pappilloma Virus yang menyebar melalui luka.

Kuku yang terinfeksi menyebabkan bentuknya menjadi aneh. Bahkan, gigi yang digunakan untuk menggigit menjadi tak beraturan atau mungkin patah jika terlalu sering digigit.
Karena itu, lebih baik mengganti kebiasaan buruk saat stres dengan sesuatu yang menyehatkan. Misalnya dengan banyak mengonsumsi makan buah atau mengalihkan lewat olah raga.
Sahabat Dream, lakukan perbaikan bila sudah terlanjur sering menggigiti kuku. Caranya dengan mencegah virus dan bakteri jahat di mulut berkembang biak. Pencegahannya bisa dilakukan dengan menggosok gigi secara teratur.
Pilihlah pasta gigi yang bisa menekan pertumbuhan bakteri dan meningkatkan produksi air liur sebagai pembersih alami. Kriteria ini ada pada Enzim Classic Mild.

Dibuat dengan rasa yang lembut dan bebas detergen, pasta gigi Enzim Clasic Mild mengandung enzim-enzim dan protein yang berfungsi untuk memperkuat kerja protein-protein alamiah di dalam air ludah.
Efektif untuk membantu melindungi air ludah dengan mengontrol keseimbangan bakteri dalam mulut. Enzim membantu mencegah gigi berlubang dan permasalahan gusi, menjaga gigi dan rongga mulut anda tetap bersih.
Ayo buang jauh kebiasaan menggigit kuku ganti dengan rajin menggosok gigi bersama Enzim Classic Mild.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya