Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Botol Plastik.
Dream - Bahannya yang ringan dan mudah untuk dibawa bepergian membuat botol minum plastik digemari banyak kalangan. Sayangnya, meskipun terkesan aman ternyata botol plastik memiliki bahaya kesehatan yang signifikan.
Sebagai bahan sinteteis yang diproduksi dari berbagai macam senyawa, ada beberapa jenis plastik yang hanya bisa digunakan satu kali. Ada beberapa jenis plastik yang hanya bisa digunakan sekali dan bisa melepaskan zat kimia Bisphenol A (BPA) ke dalam air jika digunakan berkali-kali.
Botol plastik juga mengandung zat kimi phthalates yang berkaitan erat dengan penyakit kanker hati dan penurunan fungsi reproduski.
Mengutip laman Healthmeup, Rabu 24 Desember 2014, beberapa efek buruk BPA bagi kesehatan. Mulai dari masalah perubahan perilaku, kekebalan tubuh menurun, pubertas dini pada anak perempuan, masalah kesuburan, penurunan jumlah sperma, masalah belajar, obesitas, diabetes, prostat pada laki-laki dan kanker payudara pada perempuan.
Selain memberikan efek buruk bagi kesehatan, plastik juga membawa masalah baru bagi lingkungan. Mengingat sejumlah jenis plastik baru bisa terurai sekitar 450 hingga 1.000 tahun, sementara hingga saat ini berjumlah 50 miliar botol plastik beredar di seluruh dunia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya