BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Anak Belajar Menulis
Dream - Banyak yang beranggapan kalau mengjarkan membaca pada anak adalah tugas para guru di sekolah. Padahal sebenarnya, dari orangtua dan lingkungan terdekatnya lah anak-anak pertama kali belajar memahami kata, mengucapkan huruf dan mengerti kalimat dengan benar.
Kemampuan membaca anak sebenarnya lebih ditentukan oleh stimulasi yang diberikan orangtua di rumah, di awal-awal kehidupannya. Jauh sebelum anak masuk ke sekolah formal.
" Saat kita berbicara dengan jelas, bernyanyi dan membaca untuk mereka, akan merangsang perkembangan otak yang sangat penting dalam hal melatih respons terhadap kata-kata," ungkap Laura West, seorang pakar tumbuh kembang anak, seperti dikutip dari Kidspot.
Dengan memiliki perbendaharaan kata yang banyak, akan sangat berpengaruh pada kemampuan anak saat belajar membaca dan menulis di kemudian hari. Ada stimulasi-stimulasi yang sebaiknya diberikan secara teratur. Salah satunya adalah bercakap-cakap dengan bahasa yang benar.
" Hindari mengucap kata dengan tidak jelas atau cadel. Lafalkan tiap kata dengan benar dan ucapkan dengan jelas agar anak menirunya," ujar Layla.
Mendongeng, membacakan cerita juga jadi salah satu hal penting untuk merangsang kemampuan membaca anak. Pilih buku dongeng yang memiliki gambar menarik dengan ukuran huruf yang besar agar anak bisa melihatnya dengan mudah.
" Untuk anak-anak usia TK buat suasana belajar yang menyenangkan. Misalnya membuat huruf dari stik kayu, kain, daun atau bahan lain yang mungkin disukai anak, tiap hurup memiliki pengucapan yang berbeda, ini bisa jadi permainan seru," kata Layla.
Apapun cara Anda saat mengajarkan si kecil membaca dan menulis pastikan membuat suasana yang ceria dan ia menikmatinya. Dengan suasana hati yang baik tentu mereka akan lebih menyerap hal-hal baru yang diajarkan.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan