Batik Salak Condet Melenggang di Norwegia

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Selasa, 2 Juli 2019 17:36
Batik Salak Condet Melenggang di Norwegia
Batik Betawi semakin eksis di kancah internasional.

Dream - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk pertama kalinya menggelar Festival Indonesia yang berlangsung pada 29-30 Juni 2019 di Oslo, Norwegia. Salah satu warisan Nusantara yang dipamerkan di Festival Indonesia adalah batik Betawi.

" ELEMWE sebagai salah satu yang terpilih untuk mengikuti Festival Oslo. Kali ini membawa kerajinan dan Batik khas Betawi di bawah binaan Dinas Perindustrian dan Enegri Pemprov DKI Jakarta," ujar Lily Mariasari, founder dan desainer ELEMWE kepada Dream, Senin 1 Juli 2019.

 Batik Elemwe

Foto: Batik ELEMWE

Menariknya, brand lokal asal Jakarta itu membawa corak batik yang tidak biasa. ELEMWE memperkenalkan 15 koleksi batik dengan motif khas Salak Condet.

Selain Salak Condet, terdapat pula corak unik lainnya seperti burung sri, pohon bambu, gigi balang dan gunting.

Kain batik disulap menjadi aneka busana pesta, kasual serta busana muslim yang dihadirkan di hadapan pengunjung festival dan masyarakat Eropa.

 Batik Elemwe

Foto: Batik ELEMWE

Festival yang berlangsung selama dua hari ini digelar untuk mempromosikan Indonesia agar lebih dikenal di kancah Internasional melalui seni budaya dan kerajinan.

" Harapan kami semoga terwujud Indonesia yang semakin dikenal, agar para pengrajin punya semangat dan motivasi melihat produknya di terima oleh pasar Internasional," imbuhnya. (ism)

 

1 dari 4 halaman

Ketika EXO Naksir Kemeja Batik Indonesia

Dream - Tiga personil EXO, Kai, Suho dan Chen sukses meramaikan Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Minggu, 26 Mei 2019. Para 'Kim Bros' menyapa ribuan penggemar sekaligus melakukan fansign.

Kedatangan mereka bertepatan dengan launching produk salah satu brandkecantikan Korea Selatan. Sebelum menuju mall, mereka terlebih dahulu menyapa awak media dalam konferensi pers di Hotel Westin, Jakarta Selatan.

  EXO

Pada kesempatan itu EXO mendapat hadiah spesial berupa kemeja batik asli Indonesia.

" Kami sangat berterima kasih dengan kedatangan kalian, maka itu persembahkan pakaian tradisional kami yaitu batik," ujar Stephen Tanihaha, COO Nature Republic Indonesia di acara Journey to Nature With EXO, Jakarta, Minggu 26 Mei 2019.

Mereka mendapat tiga kemeja batik dengan corak dan warna berbeda. Kai dengan batik warna teracotta, Suho dengan batik cokelat dan Suho mendapat warna paling cerah yaitu putih.

  EXO

Kai, Suho dan Chen tampak senang dengan hadiah tersebut. Bahkan sang leadermenyebut batik sangat cocok digunakan sebagai kostum untuk salah satu music video (MV) mereka.

" Bajunya bagus sekali, sepertinya akan cocok jadi outfit untuk MV Ko Ko Bop," kata Suho.

2 dari 4 halaman

Exo dan Batik

'Ko Ko Bop' merupakan salah satu lagu EXO yang dirilis pada 2017 bersamaan dengan album 'The War'. Dalam MV-nya, mereka tampil mengenakan kemeja warna-warni bernuansa musim panas yang ceria.

Ini bukan pertama kali EXO kepincut dengan batik. Sebelumnya, Sehun menjadi trending topic karena tampil mengenakan kemeja batik parang di acara musik.

  EXO

Foto: YouTube

Gak cuma itu, mereka beberapa kali kepergok memakai fashion item bercorak batik.

  EXO

Foto: YouTube

Wah! Baju tradisional yang sering dibilang kuno justru terlihat stylish ketika dikenakan oleh mereka, nih.

 

3 dari 4 halaman

Ketika Kain Batik Melenggang di New York Fashion Week 2019

Dream - New York Fashion Week 2019 sukses dihelat di Industria, 775 Washington Street, Amerika Serikat pada 7 Februari lalu. Kain batik turut melenggang di panggung runway.

Adalah Alleria Batik, rumah mode Indonesia yang membawa koleksi batik di pertunjukan Fall-Winter 2019/2020. Bertajuk PUSPA, koleksinya terinspirasi dari wanita bali.

  Alleria Batik

Foto: Alleria Batik

Look yang ditampilkan terlihat sangat simpel dan elegan, dipadu dengan sentuhan eksotis alam Bali seperti aneka bunga bermekaran.

" Alleira menggunakan bahan yang sangat nyaman untuk digunakan koleksi sehari hari atau ready to wear. Antara lain Hand woven Silk, super silk, organza silk dan cotton texture menjadi unggulan material yang kita gunakan," ujar Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Selasa 26 Februari 2019.

  Alleria Batik

Foto: Alleria Batik

Nuansa earth tone yang kekinian dihadirkan lewat aneka warna bumi seperti cream beige, nature green, yellow mustard, baby blue, indigo blue, terracota, ruby reddan hitam.

(ism)

4 dari 4 halaman

Dipimpin Indonesia, Delegasi Sidang Dewan Keamanan PBB Berbatik

Dream - Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, memimpin sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB). Pada gelaran sidang di New York, Selasa 7 Mei 2019, beberapa delegasi menggunakan batik. Termasuk, Sekjen PBB, Antonio Guterres.

Pemilihan batik sebagai dress code saat sidang DK PBB merupakan bentuk penghormatan para anggota DK PBB bagi Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia menjadi presidensi DK PBB untuk Mei 2019.

Batik yang dikenakan para delegasi saat sidang merupakan koleksi pribadi. Sejumlah delegasi memiliki koleksi batik hadiah dan pembelian saat berkunjung ke Indonesia.

" Sangat menyenangkan bahwa dalam sidang hari ini cantik dan colorful, karena sebagian besar anggota DK PBB mengenakan batik, termasuk Sekjen PBB mengenakan tenun dari Bali," ucap Retno, dikutip dari laman resmi Kemenlu, Rabu 8 Mei 2019.

Selain Sekjen PBB, delegasi dari Amerika Serikat, Jerman, Pantai Gading, Prancis, Peru, Republik Dominika, dan China, turut mengenakan batik.

Penggunaan batik di sidang DK PBB diharapkan dapat makin mengenalkan corak khas ini ke dunia. Batik telah diakui UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia.

 

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara