5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Sales Promotion Girls (SPG) Atau Model Bersanding Di Samping Mobil Suzuki Pada Pembukaan GIIAS 2018 Di ICE BSD, Tangsel, Kamis (2/8) (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Dream – Sosok Sales Promotion Girls (SPG) tak bisa dipisahkan dalam setiap penjualan produk, terutama di acara pameran. Jika tak ada SPG di acara pameran, rasanya hambar bagai sayur tanpa garam.
Di pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD City, Tangerang, ratusan SPG cantik bersanding di samping produk mobil yang dipamerkan.
Selain menawarkan barang dagangan, SPG juga kerap menjadi sasaran pemburu foto yang ingin mengabadikan gambar mobil atau produk lainnya.
Tapi jangan remehkan pekerjaan mereka. Selain kemampuan berpromosi, para SPG juga dituntut punya fisik mumpuni. Bagaimana tidak, selama pameran mareka harus berdiri atara 5-6 enam jam untuk menawarkan barang dagangannya.
Dengan pekerjaan berat itu, berapa sebetulnya honor yang diterima para SPG di GIIAS 2018?
© Dream

Meskipun berdiri dalam waktu lama, seorang SPG di GIIAS 2018 ternyata mendapatkan bayaran yang sangat lumayan. Boleh dibilang, menggiurkan.
Seorang SPG di both Suzuki Mobil, mengaku mendapat honor lumayan besar. Dia mendapat upah Rp1,15 juta untuk berdiri selama lima jam.
“ Enak, sih, bayarannya gede. Saya dapat Rp1,15 juta lima jam. Dikali saja sampai tanggal 11 (11 Agustus 2018),” kata SPG yang enggan menyebutkan namanya itu.
Wanita ini mengatakan rata-rata SPG selama pameran GIIAS ini berusia 18 tahun—25 tahun. Dia sendiri menikmati pekerjaannya karena bayarannya cukup tinggi daripada harus bekerja di kantor.
“ Kalau kantoran, kan, per bulan. Kalau acara begini, beberapa hari sudah dapat sebulan kantoran,” kata dia.
© Dream

Setiap pekerjaan pasti punya risiko, baik pekerjaan yang bergaji tinggi maupun yang bergaji rendah. Risiko ini juga ada di pekerjaan sebagai seorang SPG.
SPG lainnya, Sany, mengaku ingin keluar dari pekerjaan sebagai seorang SPG. Hal ini disebabkan oleh banyak orang yang menggodanya ketika bekerja.
“ Nggak enaknya, sih, sering digodain, sih,” kata dia.
© Dream

Walaupun sering digoda, Sany tidak terlalu khawatir. Kalau ada yang macam-macam, dia cukup melaporkan kepada bosnya.
“ Kalau ada yang sampai macam-macam, kami lapor, sih,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?