Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: Hurriyet Daily News)
Dream - Pertama kali melihat penampilan para model, yang terlintas adalah kecantikan sempurna. Betapa tidak, dengan tubuh tinggi dan langsing, mereka bisa leluasa mengenakan busana apapun.
Namun siapa sangka, di balik itu semua mereka menjalani serangkaian diet ketat dan pola hidup aneh demi mendapatkan tubuh ideal dan tetap bugar.
Dilansir dari Boldsky, ada sebuah laporan yang menyatakan jika para model itu memakan bola kapas yang dicelupkan ke dalam jus jeruk.

Semua itu mereka lakukan demi menjaga tubuh tetap fit dan dapat berjalan di runaway dengan lancar. Tak hanya itu saja, ternyata masih ada beberapa hal aneh yang dijalani para model untuk membuat tubuh tetap langsing.
Di kalangan para model, ukuran angka nol masih dianggap terlalu gemuk. Bagi yang masih memiliki ukuran nol harus menjalani diet ketat sesuai aturan demi kehilangan beberapa gram dari tubuhnya.
Yang paling mengerikan, para model ditantang untuk berani tampil topless. Pada awalnya mereka diberitahu jika pose itu tidak wajib. Tapi seiring waktu, mereka yang ingin sukses harus mau berkompromi dengan hal itu. Maka tak heran jika banyak model yang mengalami pelecahan seksual.
Kembali lagi pada diet Cotton Balls, ternyata ini menjadi tren baru di kalangan sebagian besar model dunia. Mereka mencelupkan bola kapas ke dalam jus jeruk dan mengonsumsinya sebagai makanan. Hal itu dipercaya dapat membantu mereka untuk merasa tetap kenyang. Sehingga mengonsumsi lebih sedikit makanan.

Sedangkan memuntahan makanan yang masuk ke dalam tubuh mereka dianggap sebagai cara kuno. Mereka memang terlihat mengikuti pesta, namun jika merasa terlalu banyak makan maka akan dikeluarkan dengan cara paksa. Dengan memuntahkannya kembali, maka tubuh tidak akan menerima makanan.

Tekanan hidup yang berat, kadang membuat sebagian dari model masuk ke dalam lingkungan yang salah. Hingga akhirnya kemudian menjadi pecandu narkoba dan alkohol.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya