Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Menjaga Kesehatan Miss V. (Source: Shutterstock)
Dream - Merawat serta menjaga kebersihan miss V sangat penting agar kondisi di area tersebut tetap stabil dan mencegah infeksi.
Sayangnya, sebagian perempuan masih enggan mencari tahu seputar kesehatan serta perawatan miss V karena menganggap hal tersebut tabu.
Akibatnya, perempuan sering mengalami infeksi pada miss V yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur atau bakteri berlebih. Infeksi pada miss V bisa menyebabkan ruam, gatal, bau tidak sedap, dan sensasi terbakar.
Merawat dan menjaga kesehatan miss V bisa dilakukan dengan mudah. Dilansir Times of India, berikut beberapa tips sederhana untuk menjaga kebersihan dan kesehatan miss V.

Meskipun miss V bisa membersihkan diri sendiri, tapi kamu juga perlu menjaga kebersihan vulva. Hindari sabun berbahan dasar sulfat dan mengandung parfum karena bisa mengakibatkan iritasi atau kulit kering.
Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan pembersih khusus area kewanitaan yang ringan dan bebas bahan kimia. Sehingga, tidak akan mengganggu keseimbangan pH alami pada miss V dan tetap bisa membersihkan area tersebut secara maksimal.
Saat menstruasi, pastikan kamu mengganti pembalut setiap beberapa jam dan membersihkan miss V setiap kali ke kamar kecil. Pasalnya, miss V akan lebih lembap dan rentan infeksi saat menstruasi.
Pakaian dalam ketat yang terbuat dari serat sintetis membuat miss V kurang nyaman dan lembap. Sehingga, pertumbuhan bakteri bisa meningkat dan lebih berisiko mengalami infeksi.
Sebagai gantinya, pilihlah pakaian dalam berbahan katun yang akan membantu menyerap kelembapan ekstra dan menjaga daerah intim tetap seimbang. Juga disarankan untuk mengganti pakaian dalam setelah berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat.

Mengonsumsi sayuran hijau setiap hari akan membantu menjaga kesehatan miss V. Seiring dengan menjaga asupan protein, kamu juga harus mengonsumsi sayuran segar, buah-buahan dan probiotik seperti yoghurt untuk mengontrol pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi di area miss V.
Laporan : Syifa Putri Naomi
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang