Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Selain napas yang tak sedap, permasalahan mulut yang sering timbul saat berpuasa adalah sariawan. Hal ini dipicu perkembangan bakteri akibat mulut kering karena terbatasnya asupan makanan dan minuman. Jika dibiarkan, sariawan dapat memicu rasa sakit dan nyeri yang membuatmu malas makan dan minum. Jangan biarkan kesehatan tubuh terganggu akibat sariawan dengan cara-cara ini.
Tingkatkan Asupan Vitamin C
Sariawan juga menjadi salah satu gejala panas dalam, akibat kekebalan tubuh yang lemah. Untuk mencegah penurunan nafsu makan gara-gara rasa sakit di rongga mulut, konsumsi makanan tinggi vitamin C. Selain dapat menjaga tubuh tetap sehat, tapi juga mencegah radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Masukkan jeruk, strawberry, jambu, paprika, tomat, dan melon ke menu sahur atau buka puasa.
Hindari Stres
Menjalani ibadah puasa bukan berarti terbebas dari tekanan stres, baik dari pekerjaan maupun lingkungan sosial. Jika tidak dikendalikan, stres dapat memicu turunnya sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan sariawan.
Untuk mengatasinya, pastikan untuk mendapat cukup istirahat, terutama di malam hari. Selain itu, cari cara untuk menurunkan tingkat stres, seperti melakukan olahraga ringan, ngabuburit, dan berkumpul bersama keluarga atau teman-teman.
Cukupi Kebutuhan Cairan
Rongga mulut yang kering disebabkan salah satunya oleh dehidrasi. Untuk menekan pertumbuhan bakteri yang dapat memicu sariawan, batasi minuman manis dan yang justru meningkatkan perkembangbiakan kuman dalam mulut. Lebih baik, pilih air putih atau jus buah tanpa gula untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh.
Selain itu, sediakan Larutan Penyegar Cap Badak yang telah dipercaya dari generasi ke generasi untuk mencegah dan mengatasi gejala panas dalam, yang salah satu gejalanya adalah sariawan. Terbuat dari bahan alami Gybsum Fibrosum dan Galcareus Spar, yang diproses modern dengan teknologi asal Jerman, menjadikan produk andalan Sinde ini terjamin halal dan aman dikonsumsi semua usia.

Facebook.com/larutanpenyegar
Konsumsi Larutan Penyegar Cap Badak yang tersedia dalam botol, kaleng, dan sachet saat sahur maupun berbuka puasa. begitu juga dengan varian rasa yang dipilih, baik yang original hingga buah-buahan, yang dapat memberikan kesegaran pada tubuh.
Biasakan Menjaga Kebersihan Rongga Mulut
Sikat gigi secara rutin, setelah sahur dan sebelum tidur, dapat menurunkan risiko terkena sariawan. Cara ini dapat menghilangkan sisa-sisa makanan yang dapat menjadi media pertumbuhan bakteri. Jangan lupa untuk melengkapi ritual menjaga kesehatan gigi dengan berkumur menggunakan cairan antibakteri.
Cegah sariawan yang datang saat bulan puasa dengan kiat-kiat jitu ini. Selamat berpuasa!
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari