Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Nah, Lho, Ada Yang Ketahuan Sembunyi. (foto: World Of Buzz)
Dream – Di tengah pandemi covid-19 yang menyebar di seluruh dunia dan menjangkit puluhan ribu orang, berbagai negara menerapkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah.
Kebijakan ini bertujuan untuk menekan persebaran virus corona covid-19. Dengan adanya kebijakan itu, masyarakat diharapkan untuk tidak beraktivitas di luar rumah.
Apalagi melakukan perjalanan jauh seperti mudik. Sayangnya, masih ada yang nekat mudik.
Beragam cara dihalalkan demi bisa pulang ke kampung jalaman. Mulai dari menyelundupkan truk sampai bersembunyi di bawah truk pengangkut kerupuk.
Cara ini pun juga terjadi di India.
Dikutip dari World of Buzz, Selasa 12 Mei 2020, beberapa waktu lalu, aksi nekat dilakukan oleh 14 warga India untuk plang ke kampung halaman.
Belasan warga ini menggunakan mobil truk semen dan bersembunyi di dalamnya untuk bepergian dari Nashik ke Lucknow yang berjarak 1.200 km
Dilansir dari World of Buzz, 14 lelaki ini berasal dari Nashik dan hendak menuju ke Lucknow yang berjarak sekitar 1.200 km.
Amit Yadav, seorang polisi yang tengah bertugas, merasa curiga akibat mendengar 4 suara laki-laki dari belakang truk semen tersebut.
Yadav kemudian meminta supir truk untuk membuka pintu alat penggiling tersebut, tercengang Yadav dibuatnya.
Ternyata, didalam mesin penggiling semen tersebut terdapat 14 pria dewasa yang sengaja masuk kedalamnya agar dapat sampai ke kampung halaman.
Menurut The Indian Express, 14 lelaki dengan 2 sopir truk tersebut segera dilakukan tes Covid-19 dan hasilnya negatif. Laporan terkait penyelundupan tersebut telah dibuat dan truk tersebut telah disita oleh pihak kepolisian setempat.
Video penyelundupan 14 migran ini telah beredar luas secara internasional, bahkan netizen yang membicarakan hal ini dan menganggap hal ini sebagai lelucon belaka.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan lockdown atau karantina wilayah guna menekan dan menjaga warga negaranya dari hal yang lebih buruk dari pandemi ini, sehingga akan lebih baik jika warganya mengikuti segala anjuran pemerintah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam