Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2022 Shutterstock
Tak hanya asap kendaraan bermotor saja yang mengandung polusi berbahaya di dalam tubuh. Tanpa disadari, partikel udara di dalam rumah pun juga bisa jadi memiliki kandungan polusi yang berbahaya.
Hal ini juga belum termasuk dengan paparan virus yang terjadi di mana saja. Hal ini penting untuk dicegah lantaran berbagai situasi seperti virus Corona hingga gangguan pernafasan bisa terjadi kapan saja.
Untuk mengurangi berbagai risiko tersebut, hadirnya air purifier di dalam rumah bisa menjadi solusi. Bukan tanpa alasan, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari air purifier. Apa saja?

Pandemi virus Corona yang sudah memasuki tahun ketiga sepertinya masih akan melanda dunia serta belum ada tanda-tanda segera usai. Pencegahan menjadi solusi mutlak agar tubuh tak terpapar virus Corona.
Selain memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak, virus Corona juga bisa dicegah dengan air purifier di dalam rumah. Pemakaian air purifier high efficiency particulate air (HEPA) bisa menurunkan paparan risiko virus Corona di dalam ruangan hingga 65%.
Sebelum langkah represif dari alergi adalah pemberian obat, ada baiknya melakukan langkah preventif dengan menghindari pemicu alergen. Pengidap alergi bulu dan debu memang bisa terpicu kapan saja. Pada momen inilah air purifier bisa sangat efektif dalam mencegah trigger tersebut sehingga alergi tak muncul secara tiba-tiba.
Ruangan yang pengap dan minim sirkulasi udara menjadi salah satu alasan munculnya bau tak sedap. Selain aromanya yang mengganggu, bau tak sedap juga bisa berpotensi menimbulkan pusing jika terlalu lama dihirup. Pada situasi inilah air purifier sangat membantu menyerap bau tak sedap tersebut.

Salah satu manfaat terbesar dari air purifier adalah kemampuannya untuk mencegah berbagai penyakit pernafasan. Seperi asma yang bisa dipicu partikel kecil berupa sel kulit kering, kotoran, debu, karbon monoksida dan sebagainya.
Selain itu, air purifier juga ampuh mencegah penyakit paru dengan menangkap asap rokok. Sudah menjadi rahasia umum jika asap rokok sangat bahaya bagi tubuh terutama bagi anak-anak. Dengan menghadirkan air purifier, risiko dari terpapar gangguan paru-paru pun menjadi semakin menipis.
Kini sudah tahu kan manfaat dari air purifier? Dapatkan produknya sekarang juga cegah gangguan kesehatan sedini mungkin.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya