Film Indonesia Pertama Berteknologi CGI, `Bangkit!`

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Selasa, 19 Juli 2016 15:46
Film Indonesia Pertama Berteknologi CGI, `Bangkit!`
Film yang disutradarai oleh Rako Prijanto ini menggunakan teknologiy Computer Generated Imagery (CGI) pertama di Indonesia.

Dream - Film Bangkit! memang baru akan diputar pada tanggal 28 Juli 2016 mendatang. Namun ada hal yang menjadi perhatian dari film ini.

Film yang disutradarai oleh Rako Prijanto ini menggunakan teknologi Computer Generated Imagery (CGI) pertama di Indonesia.

CGI merupakan teknologi yang digunakan dalam pembuatan film menggunakan aplikasi grafis komputer, untuk membuat gambar 3 dimensi. Alhasil, dapat menimbulkan efek sesuai dengan kehendak.

Rako menceritakan film besutannya ini bertema bencana alam banjir yang melanda Jakarta terus-menerus. Adegan akan disertai dengan badai Laluna yang mengarah dari Australia menuju Jakarta.

Bencana tersebut diperparah dengan jebolnya bendungan katulampa, yang mengakibatkan Jakarta semakin tenggelam dan hancur.

" Film ini tampil beda dari genre-genre film lainnya yang pernah dibuat di Indonesia, melalui proses produksi yang canggih dan massif," kata Rako di Jakarta, Senin 18 Juli 2016.

Rako menilai judul Bangkit! dapat merefleksikan tangguhnya tekad para tokoh pahlawan.

" Dalam film ini terlihat betapa kuatnya solidaritas masyarakat untuk bersama-sama menyelesaikan masalah," ucap dia.

Film ini terinspirasi dari seringnya terjadi banjir, gempa bumi di beberapa wilayah Indonesia. Meski pada umumnya beberapa korban mampu bertahan hidup, namun banyak juga yang kehilangan nyawa.

Dibintangi oleh aktor dan aktris berpengalaman seperti Vino G Bastian, Putri Ayudya, Acha Septriasa, dan Deva Mahenra, film ini memberikan banyak kejutan.

Dalam film tersebur Vino berperan sebagai Addri yang menjadi tim rescue anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) yang hidupnya didedikasikan untuk menolong orang lain, serta Deva Mahendra berperan sebagai Arifin yang bekerja di Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)

Benang merah dari film tersebut adalah kerja keras, tekad pantang menyerah dan pertaruhan nyawa antara Addri dan juga Arifin dalam menyelematkan masyarakat dan orang-orang yang mereka cintai dari bencana banjir besar dan gempa bumi yang menutup seliruh akses kota.

Film Bangkit! mengambil lokasi syuting antara lain Jakarta, Bandung, Bogor dan Purwakarta. (Ism) 

Beri Komentar