Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ferdike Yunuri Nadya/ Dream.co.id
Dream - Uniqlo Indonesia berkolaborasi dengan Bai Soemarlono dengan menghadirkan koleksi Uniqlo Batik Motif Collection Spring/Summer 2022 Designed by Bai Populo. Membawa tujuh motif batik, berbagai bentuk batik ini akan diluncurkan secara resmi pada 4 April mendatang.
Koleksi batik ini diharapkan bisa memberikan pengalaman bagi masyarakat untuk menikmati karya batik sebagai sebuah seni lewat beragam motif sederhana namun penuh makna. Pastinya motif-motif itu merepresentasikan kekayaan warisan budaya Indonesia.

“ Kami memilih motif Batik untuk UNIQLO Batik Motif Collection Spring/Summer 2022 ini didasarkan pada filosofi Jawa untuk menghormati alam sebagai ekosistem yang lebih besar. Mereka tidak hanya mencakup harapan untuk perubahan tetapi juga mendorong kita semua untuk bertindak,” ujar Desainer Bai Soemarlono pada acara launching UNIQLO Batik Motif Collection Spring/Summer 2022, Kamis 30 Maret 2022.
Koleksi ini dibuat dalam skala yang lebih kecil dengan menggunakan warna monokromatik sederhana untuk menekankan gagasan agar hidup selaras dengan ekosistem.
Pada kesempatan ini, Tantri Namirah terlihat menggunakan blouse dengan corak batik sido mukti.

“ Aku pakai batik sido mukti dan ini coraknya bagus banget, ada beberapa warna juga,” jelas Content Creator, Tantri Namirah saat ditemui pada acara yang sama.
Pola diagonal bergelombang berwarna putih ini berpadu apik dengan warna dasar blouse yang berwarna coklat muda. Pola ini melambangkan keinginan untuk saling berhubungan dan karenanya menimbulkan komitmen dan pencapaian.
Secara tradisional motif ini dikenakan oleh pasangan pengantin. Motif ini melambangkan konektivitas terhadap orang lain yang selama pandemi sulit tetapi sangat penting bagi kehidupan.

Tantri memadukan blouse bercorak batik Sido Mukti ini dengan blazer hitam dan straight pants broken white.
Tak lupa ia memakai hijab yang senada dengan warna blazer yang dipakainya yakni hitam.
Memberi kesan edgy pada penampilannya ini, Tantri menggunakan sepatu chelsea boots dengan heels tipis. Sepatu putih ini mempunyai aksen jaring-jaring berwarna hitam yang unik dan sangat menunjang penampilannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya