6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Olga Syahputra (Kapanlagi.com)
Dream - Beberapa waktu lalu komedian Olga Syahputra meninggal dunia akibat menderita meningitis. Menurut laman resmi WHO, penyakit itu disebabkan karena infeksi dari bakteri, virus maupun jamur.
Dikutip Mayo Clinic, Senin 30 Maret 2015, meningitis merupakan kondisi selaput (meninges) yang mengelilingi sistem saraf pusat, yaitu otak dan sumsum tulang belakang mengalami peradangan. Setelah itu, selaput tersebut akan membengkak.
Penyakit ini bisa saja membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu. Namun, bisa juga menimbulkan komplikasi serius bila tidak dilakukan pengobatan.
Gangguan pendengaran, kerusakan otak, gagal ginjal dan risiko kejang dan kerusakan saraf permanen menjadi jenis komplikasi yang akan timbul bila penyakit ini dibiarkan dalam waktu lama.
Gejala dari penyakit meningitis ini dapat muncul dalam hitungan jam atau bahkan lebih dari satu atau dua hari. Siapa saja bisa berisiko meningitis, bahkan bayi yang baru saja dilahirkan.
Untuk usia dua tahun dan orang dewasa akan mengalami gejala seperti mendadak demam tinggi, sakit kepala parah tanpa sebab, leher kaku, mual, sulit konsentrasi, sensitif terhadap cahaya dan ruam kulit.
Sedangkan pada bayi tidak akan mengalami sakit kepala dengan gejala demam tinggi namun lebih sering menangis karena perasaan tidak nyaman, lesu, tubuh dan leher terasa kaku.
Pengobatan antibiotik diperlukan untuk mempercepat proses pemulihan dari penyakit ini. Disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter agar tidak berisiko jangka panjang. (Ism)
© Dream
Dream – Artis Zee Zee Shahab merasa kehilangan sosok Olga Syahputra, yang meninggal di Singapura hari ini, Jumat 27 Maret 2015. Perempuan 26 tahun ini mengenal Olga sebagai sosok yang sangat menyenangkan.
“ Dia selalau membahagiakan orang lain walaupu dia ada masalah sekalipun. Dia nggak mau menunjukkan kesediahannnya,” tutur Zee Zee di Jakarta.
Dia mengaku terakhir bertemu Olga setahun yang lalu. Kala itu, Zee Zee sempat mengajak Olga berobat. “ Saya ajak ke pengobatan alternatif,” tutur Zee Zee.
Dia berharap semua orang memaafkan segala kesalahan Olga. “ Semoga amal ibadahnya diterima dan diampuni segala dosanya,” ujar Zee Zee.
Olga Syahputra meninggal dunia sore ini di Singapura. Kabar meninggalnya Olga banyak dibincangkan pengguna media sosial. Doa untuk Olga pun mengalir melalui media sosial.
© Dream
Dream - Manajer Olga Syahputra, Vera, membenarkan kabar meninggalnya komedian berusia 32 tahun itu. Olga meninggal pukul 16.17 WIB, Jumat 27 Maret 2015.
“ Semua keluarga sudah kumpul dari Kamis,” tutur Vera saat berbincang dengan Dream.
Vera mengatakan saat ini pihak keluarga masih melakukan persiapan untuk membawa pulang jenazah Olga dari Singapura. Namun belum dipastikan apakah jenazah Olga akan dibawa pulang malam ini atau besok pagi. “ Mohon doanya saja semoga lancar,” tutur Vera.
Dia juga menyampaikan permintaan maaf dari Olga dan keluarga untuk masyarakat luas. “ Mohon maaf kalau Olga punya salah,” tambah dia.
Rencananya, jenazah Olga akan disemayamkan di rumah kluarga di Duren Sawit, Jakarta Timur, sebelum dimakamkan. “ Pokoknya mohon doa dan minta maaf sebesar-besarnya,” ucap Vera.
© Dream
Dream - Banyak artis menangisi kepergian Olga Syahputra. Mereka mereasa kehilangan sosok sahabat yang sangat baik dan humoris itu.
“ Saya shock, saya tidak akan pernah lupa dengan kebaikan,” tutur sahabat Olga, Tara Budiman, saat berbincang dengan Dream, Jumat 27 Maret 2015.
Suara Tara terdengar berat di ujung telepon. Sesekali dia terisak. Tara rupanya tak kuasa menahan tangisnya. Dia mengaku selalu terkenang sosok Olga.
“ Senyumnya dan momen bersamanya. Allah sayang Olga. Mohon doa ya,” tamabah Tara.
Tak hanya Tara. Sahabat Olga lainnya, Luna Maya, juga merasa kehilangan. “ Kita semua sayang Olga, mohon doa yang terbaik,” tutur Luna sambil terisak.
Kesedihan mendalam membuat Luna tak bisa berkata banyak. Isak tangisnya menyela kalimat-kalimatnya. Hinga akhirnya suara tangis di ujung telepon itu semakin jelas terdengar.
“ Maaf nggak bisa bicara banyak, saya shock mohon doanya saja. Selamat jalan Olga,” tutur Luna.
Olga Syahputra meninggal dalam usia 32 tahun. Olga meninggal di Singapura setelah dirawat sekitar setahun lamanya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
