Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Minyak Zaitun/ Foto: Shutterstock
Dream - Minyak zaitun jadi bahan wajib yang ada di dapur. Beberapa masakan, memang lebih nikmat jika menggunakan minyak zaitun saat mengolahnya. Terutama jika menerapkan gaya hidup sehat.
Biasanya, hidangan diolah dengan minyak zaitun dan air fryer. Saat memasak dengan minyak zaitun tentunya berbeda dengan minyak goreng biasa. Ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan dan membuat nutrisi pada minyak zaitun menghilang dan rasanya jadi tak enak.
Bila Sahabat Dream ingin mengolah masakan dengan minyak zaitun, pastikan tidak melakukan hal berikut.
1. Tak disimpan dengan tepat
Minyak zaitun akan berada dalam kondisi terbaik jika disimpan dengan tepat. Pastikan tidak menyimpannya dekat panas, paparan oksigen, dan paparan cahaya. Musuh alami minyak zaitun ini, dapat dengan cepat mengubah aromanya menjadi tengik. Pastikan minyak zaitun disimpan dalam wadah gelap dan kedap udara di tempat sejuk di dapur. Hal ini untuk mencegah oksidasi yang bakal merusak rasa dan aromanya.
2. Lupa Memeriksa Label
Untuk memastikan kamu tidak menyia-nyiakan minyak zaitun, pastikan untuk membaca label dan memeriksa anggal kedaluwarsa. Perhatikan juga dengan memeriksa label untuk melihat apakah minyak tersebut memang benar-benar minyak zaitun murni, atau apakah tercampur dengan bahan tambahan lainnya. Pertimbangkan untuk membeli minyak zaitun extra virgin, yang paling sedikit diproses atau dimurnikan dan dianggap kualitas terbaik.
3. Mengolahnya dengan panas tinggi
Titik asap minyak zaitun berkisar antara 160 derajat celcius hingga 243 derajat celcius tergantung pada jenis minyak zaitun yang digunakan. Misalnya, refined atau extra virgin. Untuk suhu memasak rumah tangga standar bisa sekitar 120 derajat celcius untuk menggoreng, dan 200 derajat celcius untuk memanggang di oven. Untuk menghindari gosong, perhatikan titik asap spesifik untuk jenis minyak zaitun dan metode memasak yang kamu gunakan.

4. Kedaluwarsa
Minyak zaitun tidak membaik seiring bertambahnya usia. Sebaliknya, kamu harus mengawasi tanggal kedaluwarsa pada botol dan mengkonsumsinya dalam dua hingga tiga bulan setelah dibuka.
Jika disimpan dengan benar, kebanyakan minyak zaitun akan bertahan sekitar dua tahun sejak dibotolkan. Minyak zaitun tanpa filter, tidak seperti EVOO (extra virgin coconut oil), belum disaring untuk menghilangkan partikel zaitun dan cenderung lebih cepat kadaluwarsa.
Reporter : Radhika Nada/ Sumber: RealSimple
Dream - Minyak zaitun sejak lama jadi minyak andalan untuk memasak sehat. Terutama mereka yang tak lagi menggunakan minyak sawit biasa untuk mengolah makanan. Selama ini, minyak zaitun identik dengan hidangan Italia.
Masyarakat Italia memang selalu menggunakan minyak zaitun untuk mengolah masakan rumahan mereka. Perkebunan zaitun juga cukup banyak di Italia, namun siapa sangka kalau minyak zaitun terbaik bukan dari negara cantik ini.
Lalu dari mana minyak zaitun terbaik di dunia berasal? Rupanya dari semenanjung Istrian Crotia di Adriatik utara, Kroasia.
Dikutip dari Times of India, hanya dalam 15 tahun, semenanjung Istrian Kroasia di utara Adriatik telah menjadi salah satu penghasil minyak zaitun terbaik dunia dan telah menerima penghargaan industri teratas.
Minyak zaitun yang diproduksi di sini diyakini memiliki kualitas terbaik. Pada 2020, Istrian memenangkan penghargaan wilayah terbaik di dunia panduan Flos Olei untuk minyak zaitun extra virgin selama 6 tahun berturut-turut. Panduan ini disusun oleh para pencicip minyak zaitun yang sangat ahli.

Menurut Denis Ivosevic dari Dewan Pariwisata Istrian, sekitar 15 tahun yang lalu tidak ada produsen minyak zaitun kemasan di Istria dan tidak ada verifikasi ahli tentang kualitasnya.
“ Sekarang Istrian telah menjadi daerah tempat para tamu karena mereka tahu minyak zaitun jenis apa yang bisa mereka beli," kata Ivosevic.
Sekitar 70 produsen minyak zaitun dari Istrian dinilai oleh panduan Flos Olei. Manuel Grubic, pemilik pabrik minyak zaitun di kota Bale, mengatakan kualitas minyak didasarkan pada hasil kerja produsen.

" Panen zaitun dilakukan secara manual, langsung diproses dan kuantitas yang dihasilkan relatif sedikit," katanya.
Miroslav Pliso, salah satu pebisnis minyak zaitun di Istrian, mengatakan bahwa fokus pada kualitas produksi dan penghargaan industri telah menempatkan Istrian di peta dengan turis yang mencari gastronomi lokal yang baik.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya