Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Mendekati Lebaran, biasanya orang semakin merasa ngantuk dan lemas. Daya tahan tubuh juga bisa melemah, terutama jika tidak menjaga asupan.
Cara paling mudah untuk menjaga asupan dan stamina tubuh saat puasa adalah mengonsumsi sayur-sayuran.
“ Banyak makan sayur dan buah karena mengandung serat sehingga saat berpuasa tidak dehidrasi. Kalau seratnya cukup, maka terpenuhi juga kebutuhan protein dan yang lainnya,” kata Jovita Amelia, Spesialis Gizi Klinik, pekan lalu.
Tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan nutrisi dan mencegah dehidrasi, kandungan serat tinggi dapat menahan lapar hingga 14 jam.
Kamu bisa mengonsumsi sayuran berserat tinggi seperti bayam, atau menggantinya dengan buah pisang. Kedua sayur dan buah tersebut sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi saat bulan puasa.
Namun, kamu bisa menggantinya dengan sayur atau buah favorit agar lebih kuat menahan lapar dan nutrisi terpenuhi.
Kamu pun bisa mengontrol gula darah dengan mengonsumsi makanan berserat. Hal itu dikarenakan buah dan sayur bersifat fruktosa, sehingga glukosanya tidak meningkat dengan cepat.

Ditambah lagi, indeks glikemiknya rendah sehingga membuat gula darah tetap stabil, tidak mudah merasa lapar dan terhindar dari hipoglikemi, terutama pada penderita diabetes melitus.
“ Sayur dan buah itu mengandung vitamin, mineral dan serat larut yang penting untuk mengontrol gula darah serta mencegah kanker usus dan tidak dapat ditemukan dalam produk hewani,” tutur dr. Susianto, dokter Vegetarian.
Produk nabati seperti buah dan sayur pun membebaskanmu dari kolesterol, memberikan asupan vitamin, mineral, betakaroten, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan.
Kurangnya konsumsi buah dan sayur intuk periode yang cukup lama, akan menyebabkan daya tahan tubuhmu menurun.

Maka dari itu, gantilah makan-makanan yang banyak mengandung gas dan bersantan dengan buah maupun sayur.
" Hindari makan-makanan seperti gorengan, pedas dan santan yang tinggi lemak karena bisa mempercepat pergerakan lambung sehingga lambung menjadi cepat kosong,” pungkas Jovita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya