Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Jangan pernah menyepelekan menu makanan sehari-hari. Perhatikan betul asupan harian, karena kebiasaan santap makan bisa memicu sel kanker yang ganas.
Sebuah studi terbaru mengungkap ada dua kebiasaan makan yang dicurigai bakal memicu kanker. Pertama, karena tidak mengonsumsi susu yang cukup dan biji-bijian. Kedua, terlalu banyak mengonsumsi daging olahan dan minuman yang sangat manis.
Para peneliti menemukan 5,2 persen dari semua kasus kanker invasif yang terjadi setiap tahun di Amerika Serikat sebagian besar karena dua kebiasaan tersebut.
Kasus kanker yang bisa terjadi dua hal itu adalah kanker kolokteral, kanker mulut, kanker faring dan kanker laring.
" Diet merupakan salah satu dari beberapa faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk pencegahan kanker," kata penulis studi, Fang Fang Zhang.
Penelitian menunjukkan diet seimbang tanpa menghindari karbohidrat atau protein adalah cara terbaik untuk tetap sehat dan melindungi diri dari kondisi kesehatan yang buruk.
Para peneliti berharap temuan ini bisa membuat orang sadar untuk mengubah pola makan jadi lebih baik serta mengevaluasi jenis makanan yang dikonsumsi saat ini. Temuan penelitian ini awalnya diterbitkan dalam jurnal JNCI Cancer Spectrum.
(Sah, Sumber: MissKyra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya