Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Berat badan selalu jadi patokan kita untuk mengetahui apakah bobot tubuh berlebih atau tidak. Untuk lebih detailnya, biasanya dilakukan perhitungan Indeks Massa Tubuh (body mass index/ BMI), yaitu membandingkannya dengan tinggi.
Tahukah Sahabat Dream ada cara lain untuk mengukur berat badan berlebih atau tidak? Hanya perlu waktu dua menit untuk melakukan tes ini, yakni dengan menggunakan tali.
Cara tersebut berdasarkan rekomendasi ahli kesehatan untuk melihat apakah tubuh memiliki banyak lemak. Tes tali ini merupakan rekomendasi dari Dr Michael Mosley. Seperti apa caranya?
Menurut situs NHS, selama ini BMI tidak dapat memperhitungkan massa otot atau berat tulang. Alhasil, kalkulator bisa saja keliru mendiagnosis seseorang mengalami obesitas.
" BMI dapat memberi tahu jika terlalu berat, tetapi tidak dapat memastikan apakah memiliki terlalu banyak lemak," tulis Molsey seperti dikutip Dailystar.
Mosley menjelaskan cara melakukan tes tali dengan melilitkannya di pinggang bisa mengetahui jika kamu kelebihan berat badan atau tidak. Sebelum tali dililit ke tubuh, ukur tinggi badan dengan seutas tali.
Setelah itu potong tali setinggi tubuh. Selanjutnya lipat tali menjadi dua, baru setelah itu dililitkan di perut sejajar bagian pusar. Apabila untaian tali tidak bertemu di tengah, bisa menandakan kamu perlu mengurangi beberapa kilogram.
" Idealnya pinggang harus kurang dari setengah tinggi badan," kata Mosley.
Laporan: Melly Febrida/ Liputan6.com
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya