Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Media Sosial (Foto: News Kids Center)
Dream - Memasang foto anak di media sosial memang jadi hal seru. Pasti banyak respons positif melihat foto anak yang lucu dan menggemaskan. Tapi sebelum semakin terlarut, para orang tua harus mulai waspada soal privasi dan keamanan anak.
Sudah banyak kasus, foto anak disalahgunakan untuk membuat berita bohong atau hoax. Atau bisa juga digunakan untuk membuat meme yang melecehkan. Untuk mencegahnya, segera lakukan langkah-langkah pencegahan berikut.
1. Selalu kontrol privacy setting
Sebagian besar aplikasi fitur berbagi foto dan video memiliki privacy setting. Dalam setting, terdapat pilihan apakah foto hanya bisa dilihat orang tertentu saja. Sahabat Dream juga bisa memilih apakah foto tersebut bisa di-share atau tidak. Siapa yang bisa melihat foto anak Anda, bisa diatur.
2. Gunakan watermark
Jangan segan untuk menggunakan watermark. Pada beberapa kasus, foto anak juga bisa digunakan untuk berjualan atau kebutuhan komersial lain. Demi pencegahan, sebelum mengunggah foto anak, berikanlah watermark. Kini banyak tersedia aplikasi sederhana untuk membuat watermark di ponsel.
3. Matikan fitur lokasi
Pada media sosial seperti Facebook, Twitter, Path dan Instagram terdapat fitur " geo tag" yang menginformasikan letak foto yang diunggah diambil. Jika ingin mengunggah foto anak segera matikan fitur tersebut.
4. Jangan unggah foto yang berisi rutinitas harian
Menggungah foto anak dengan seragam sekolahnya bukanlah hal bijak, apalagi jika memberi informasi alamat sekolah. Hal ini sangat berbahaya, karena bisa saja ada orang yang berniat melakukan penculikan. Begitu juga memasang foto yang menampilkan rutinitasnya sehari-hari. Cukup berikan foto secara samar, jangan sampai ada informasi detail.
(Sah/Sumber: Aha Parenting)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya