INFOGRAFIS: Begini Proses 'Contact Tracing' COVID-19

Reporter : Dwi Ratih
Minggu, 6 Desember 2020 07:00
INFOGRAFIS: Begini Proses 'Contact Tracing' COVID-19
Berikut jawaban lengkapnya.

Dream - Jumlah pasien positif COVID-19 kian terus meningkat di beberapa titik lokasi di Indonesia. Upaya penelusuran semakin digalakkan pemerintah setiap kali menemukan kasus baru di suatu lokasi.

Kesadaran masyarakat untuk memeriksa kondisi kesehatan juga turut membantu mempercepat deteksi penyakit Covid-19. Sebagian lagi harus ditelusuri tim terkait melalui proses contact tracing.

Dikutip dari penjelasan Organisasi Kesehatan Dunia/WHO, contact tracing adalah seseorang yang terpapar dari orang lain yang terinfeksi virus penyebab COVID-19. Dari dua hari sebelum hingga 14 hari setelah orang tersebut mulai menunjukkan gejala.

Kontak ini harus dilanjutkan dengan pelacakan, melalui sejumlah wawancara dan pencatatan.

Apa saja yang dilakukan petugas untuk contact tracing ini? Berikut jawaban lengkapnya.

Infografis Dream.co.id

Jadi, setiap kontak dihubungi melalui telepon atau secara langsung untuk menentukan apakah mereka memenuhi definisi kontak dan kemudian dipantau.

Setiap orang yang dikonfirmasi sebagai kontak harus diberi informasi tentang tujuan pelacakan kontak, prosesnya (termasuk perlindungan atas data pribadi mereka), dan siapa yang harus dihubungi terkait setiap kekhawatiran atau pertanyaan.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 5 halaman

INFOGRAFIS: Rahasia Jualan Batik Tetap Laris di Tengah Pandemi

Dream - Pandemi Covid-19 membuat omzet hampir semua bisnis terdampak. Tak hanya perusahaan besar, kalangan pengusaha menengah ke kecil juga merasakan imbasnya terhitung sejak pandemi datang Maret 2020 silam.

Di kala kondisi seperti saat ini, semangat tak pantang menyerah adalah solusinya. Meski ikut terdampak, brand fashion UKM 'Nona Rara Batik' . langsung memutar otak dan mencari strategi untuk bangkit dari pandemi.

Pada belanja online 11.11 kemarin, 'Nona Rara Batik' mencatat rekor dalam penjualan sehari. Kenaikan penjualannya 15 kali dibandingkan hari biasanya.

Lalu apa rahasia mereka dalam menyikapi hal ini?

Infografis Dream.co.id© © Dream.co.id/Dwi Ratih

Jadi, buat Sahabat Dream yang juga memiliki UKM seperti 'Nona Rara Batik' mungkin cara-cara di atas bisa ditiru agar bisnis tetap jalan seperti sedia kala.

Namun, perlu diperhatikan kondisi kesehatan kamu adalah yang utama agar tetap bisa menjalankan segala sesuatunya dengan baik.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

Waspadai Gelombang Kedua Covid-19, Jokowi: `Tidak Boleh Lengah`

Dream - Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada dalam menghadapi Covid-19. Kewaspadaan ini dibutuhkan agar tidak terjadi gelombang kedua penyebaran Covid-19 di Indonesia.

" Kita harus tetap hati-hati, tidak boleh lengah, dan kita harus disiplin menerapkan prokes (protokol kesehatan), waspada agar jangan sampai terjadi gelombang yang kedua," ujar Jokowi dalam sambutan pembukaan pertemuan tahunan Bank Indonesia, disiarkan Sekretariat Presiden.

Jika sampai terjadi gelombang kedua, kata Jokowi, akan sangat merugikan upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan dalam mengatasi Covid-19 selama sembilan bulan lamanya. Jokowi juga meminta semua pihak fokus agar bisa lepas dari pandemi.

" Kita harus fokus untuk bergerak ke depan, fokus pada upaya-upaya untuk keluar dari pandemi, mempersiapkan vaksin dan program vaksinasi dengan cermat agar kita bisa bangkit dan pulih dari pandemi," kata Jokowi.

3 dari 5 halaman

Sinyal Positif Penanganan Covid-19 dan Ekonomi

Jokowi menangkap ada sinyal positif dalam penanganan Covid-19. Per 3 Desember, kata Jokowi, jumlah kasus positif aktif di Indonesia lebih rendah dari rata-data dunia.

" Indonesia memiliki kasus aktif sebesar 12,72 persen, sedangkan rata-rata dunia 28,04 persen," ucap Jokowi.

Selain itu, angka kesehatan cenderung membaik. Saat ini, tingkat kesembuhan di Indonesia sebesar 84,02 persen.

" Lebih baik dari angka kesembuhan di rata-rata dunia sebesar 69,56 persen," ucap Jokowi.

Sinyal positif juga muncul dari sektor perekonomian. Menurut Jokowi, pada triwulan kedua, pertumbuhan ekonomi nasional sebesar -5,32 persen namun pada triwulan ketiga menjadi -3,49 persen.

" Artinya telah melewati titik terendahnya. Melewati titik menuju membaik, tren positif membaik dan dengan momentum ini saya yakin kita akan bergerak ke positif di triwulan keempat dan seterusnya," ucap Jokowi.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Selama Pandemi Covid-19, Penjualan Seafood Via Online Meroket

Dream – Dampak pandemi Covid-19 tak hanya menyasar sektor kesehatan masyarakat tetapi merontokkan perekonomian. Terbukti memicu resesi ekonomi, virus Sars-Cov2 turut melemahkan geliat bisnis makanan laut (seafood).

Ketua Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia, Budhi Wibowo, mengatakan bisnis food service turun tajam selama pandemi Covid-19. Dikatakan bahwa bisnis restoran, hotel, kafe, dan katering anjlok 80 persen selama pandemi.

“ Sekarang turunnya sudah membaik. (Turunnya) hanya 60 persen,” kata Budhi dalam Press Conference Krista Virtual Expo 2020, Rabu 2 Desember 2020.

Namun, lanjut Budhi, pasar seafood untuk penjualan akhir kepada konsumen atau melalui ritel supermarket dan online, cenderung stabil. Bahkan, tumbuh hingga 30 persen.

“ Ini bisa meng-cover penjualan (bisnis food service),” kata dia.

5 dari 5 halaman

Permintaan Ready To Cook Meningkat

Budhi juga menyebut ada permintaan yang meningkat untuk produk siap saji dan siap masak sejak Maret 2020. Untuk itu, mereka melalukan switching bisnis ke produk-produk yang bernilai tambah seperti ready to cook.

Produk-produk ini diperbanyak untuk dijual ke ritel atau ke konsumen akhir. “ Kami mencoba ikan-ikan diberikan bumbu seperti lada hitam, kabayaki, dan lain-lain supaya konsumen gampang untuk memasaknya,” kata dia.

Budhi mengatakan cara lainnya untuk meningkatkan penjualan produk-produk seafood adalah mengikuti pameran Virtual Seafood Show. Sekadar informasi, pameran tersebut merupakan bagian dari Krista Virtual Expo 2020 yang digelar pada 8-13 Desember 2020.

Dengan mengikuti pameran ini, Budhi optimistis penjualan ke ritel dan online bisa semakin meningkat. “ Dengan pameran ini, kami bisa semakin berkembang,” kata dia.

Beri Komentar