Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Solaria (zamato.com)
Dream - Restoran Solaria mengalami penurunan omzet setelah tersiarnya penemuan unsur babi dalam bumbu pada gerai mereka di Balikpapan, Kalimantan Timur. Namun belum dipastikan seberapa besar dampak informasi itu pada penjualan Solaria.
“ Dampak pasti ada, sebesar apa saya belum memastikan pasti. Karena ini relatif singkat kejadiannya,” ujar Manager Operasional Solaria, Dedi Nugrahadi di Jakarta, Jumat 27 November 2015 lalu.
Informasi penemuan bumbu yang mengandung unsur babi itu beredar setelah inspeksi mendadak di gerai Solaria Balikpapan, oleh tim gabungan dari Dinas Peternakan dan Kelautan dan Majelis Ulama Indonesia setempat awal pekan ini. Dan MUI resmi menyatakan negatif. Hasilnya, Tak Ada Unsur Babi di Bumbu Solaria.
Hasil uji cepat dalam sidak itu kemudian ditindaklanjuti oleh MUI Pusat dengan melakukan penelitian lebih lanjut. Dan hasilnya, hari ini MUI mengumumkan bumbu itu tak mengandung unsur babi.
“ Isu ini sensitif, tapi belum bisa dihitung dan pastikan penurunannya. Dan setelah ini kami akan dipastikan,” tambah Dedi.
Menurut dia, Solaria butuh dukungan media massa untuk menyampaikan hasil penelitian MUI yang menyatakan bumbu mereka halal. Sehingga masyarakat menjadi tahu bahwa bumbu Solaria benar-benar halal.
“ Untuk menarik konsumen dan menyatakan ke pelanggan, Solaria perlu dukungan dari pers menyampaikan kebenaran kepada masyarakat tentang hal seperti ini,” ujar Dedi.
Sejauh ini, tambah dia, Solaria telah mendapatkan dua serifikat, dari dua lembaga besar, yang menyatakan produk Solaria halal dan sudah lolos uji. Selain dari MUI, Solaria juga mendapat sertifikat halal dari Nahdlatul Ulama (NU).
“ Setiap tahun kami lakukan uji kehalalan secara bertahap karena sertifikasi halal bertahan 2 tahun,” ucap Dedi. (Ism) Baca Juga: Nama-nama Lain Daging Babi dalam Makanan Bumbu Masak Instan Tak Selalu Berbahaya Penjelasan Solaria Soal Unsur Babi dalam Bumbu Temuan Unsur Babi di Solaria, Ini Kata MUI 8 Santapan Lezat Khas Sumatra Utara Geger Telur Dalam Telur 7 Fakta Kakek Ayam KFC yang Belum Diketahui
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?