Bumbu Masak Instan Tak Selalu Berbahaya

Reporter : Dwi Ratih
Kamis, 26 November 2015 17:24
Bumbu Masak Instan Tak Selalu Berbahaya
"Memang lebih bagus yang fresh, tapi ada jaminan nggak bumbu-bumbu yang dibeli di pasar juga masih segar," ungkap Chef Vindex.

Dream - Dunia tata boga telah mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat. Dunia kuliner melebur ke dalam gaya hidup yang tengah naik daun di masyarakat.

Hal ini dimanfaatkan berbagai produk makanan untuk mengeluarkan produk andalannya. Salah satunya dengan mengeluarkan bumbu instan yang diklaim dapat mempermudah membuat sebuah masakan.

Namun ternyata, sebagian masyarakat masih menyangsikan manfaatnya. Mereka masih dibayang-bayangi ketakutan akan efek samping yang ditimbulkannya. Tapi hal itu langsung dibantah chef kenamaan Vindex Tengker. Menurutnya, bumbu masak instan tak selalu berbahaya. 

" Memang lebih bagus yang fresh, tapi ada jaminan nggak bumbu-bumbu yang dibeli di pasar juga masih segar," ungkap Vindex di kawasan Jakarta Pusat, Selasa, 25 November 2015.

Terkadang, Vindex menjumpai bawang merah yang telah bertunas masih di jual di pasar-pasar tradisional. Hal itu malah akan sangat berpengaruh pada rasanya, sehingga lebih baik menggunakan bumbu instan yang higienis.

" Kalau saya mau pakai bumbu instan, biasanya hanya tinggal tambahkan cabai merah giling yang masih segar. Rasa akan tetap enak," lanjutnya.

Lebih lanjut Vindex menyarankan agar bumbu instan dihabiskan dalam waktu tiga hari. Tapi apabila masih tersisa, sebaiknya dibungkus kembali dan disimpan dalam lemari pendingin dalam kondisi lima derajat celcius. (Ism) 

Beri Komentar
Adu Akting dengan Betari Ayu, Alvin Faiz Ceritakan Respon Sang Istri