Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Selama ini kita kerap bertanya-tanya mengapa nyamuk suka menggigit kulit manusia dan mengisap darah. Seorang pakar entomologi sekaligus ahli medis dari University of Florida, Dr Jonathan Day menjelaskan, manusia menghasilkan bahan-bahan kimia tertentu di kulit. Contohnya, asam laktat yang mencuri perhatian banyak nyamuk.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang bisa mengundang perhatian nyamuk untuk mengisap darah Anda. Dr Jonathan mengatakan, di antara faktor-faktor tersebut adalah tingkat metabolisme dan jumlah karbondioksida (CO2) yang keluar dari tubuh manusia. Nyamuk menggunakan CO2 sebagai media utama untuk mengidentifikasi target gigitan.
"Semua vertebrata menghasilkan CO2. Sementara itu benar bahwa moderasi tingkat metabolisme Anda melalui diet dan olahraga juga mempengaruhi nyamuk yang ingin mengisap darah manusia," katanya sebagaimana dikutip dari laman Time.
Dr Jonathan menambahkan, wanita hamil dan orang-orang yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas, serta para pengonsumsi alkohol cenderung memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi sehingga lebih menarik perhatian nyamuk.
Demikian pula dengan orang-orang yang mengenakan pakaian gelap. Mereka akan lebih menarik perhatian nyamuk ketimbang yang mengenakan pakaian berwarna terang. "Nyamuk memiliki masalah terbang dan angin sehingga mereka tetap dekat dengan tanah yang cenderung berwarna gelap," jelasnya.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari