6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Karya Norma Hauri Di Jakarta Fashion Week 2015 (jakartafashionweek.co.id)
Dream - Orisinalitas dan ide kreatif sejumlah desainer busana muslim asal Indonesia bukan hanya memikat hati pecinta fesyen Tanah Air, tetapi juga dunia. Terbukti sejumlah karya desainer sudah berhasil menembus pasar internasional.
Norma Hauri merupakan salah satu desainer yang kian disibukkan dengan pesanan dari sejumlah negara tetangga. Selain aktif mengikuti sejumlah peragaan busana, pesanan dari negara lain juga banyak diterimanya melalui sosial media.
" Kalau klien saya paling banyak dari Australia, meski ada juga dari Amerika Serikat dan Lebanon," kata Norma kepada Dream.co.id di area Fashionlink di The Hall, Senayan City, Jakarta.
Disebutnya, dari sejumlah desain yang dibuat pesanan terbanyak hingga saat ini berupa gaun pernikahan muslim. Ada beberapa klien yang sengaja memesannya untuk hari istimewa mereka, namun ada juga yang sekedar untuk menghadiri pesta.
Meski mengaku senang karena karyanya mendapat pengakuan dari pihak asing, Norma mengaku hingga kini kerap menghadapi sejumlah kendala. Salah satu kendala terbesar ada pada aspek pengukuran pakaian.
" Untuk gaun kan harus bagus di badan. Jadi saya pastikan pengukurannya harus disesuaikan dan cara mengukurnya juga ikut standar saya," ungkapnya.

Demi mengatasi kendala ini, ia dan pihak klien biasanya intens saling berkirim email alias surat elektronik (surel). Meski hingga saat ini kendala tersebut dapat diatasi dan tergolong lancar, namun ia tidak dapat menutupi rasa khawatir acapkali pesanan menghampiri.
" Kalau deg-degan udah pasti ada, takutnya ngga pas saat dipakai. Tapi alhamdulillah sejauh ini pas aja sama badan pemesannya karena mereka nurut mau ikut standar yang saya terapkan sebelumnya," aku Norma. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya