Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Dream - Alleira Batik kembali menggandeng desainer asal Malaysia, Michael Ong di Plaza Indonesia Fashion Week 2019.
Mengusung konsep Two in One, koleksi terinspirasi dari wanita karier masa kini, di mana mereka memiliki gaya hidup dinamis dan membutuhkan banyak waktu untuk tampil stylish.
" Kali ini sengaja dibuat agar para wanita karier dapat pergi ke acara tanpa harus pulang ke rumah. Ini yang membuat setiap koleksinya menjadi multifungsi," tutur Michael di Jakarta, Senin 18 Maret 2019.

Berbahan dasar kain batik 2,5 meter, Michael membuat inovasi unik. Sahabat Dream dapat melepas-pasang bagian busana yang tersambung dengan magnet dan risleting.
Contohnya ada long outer bergaya formal yang dapat dilepas bagian bawahnya sehingga menjadi rok plisket bernuansa elegan. Ada juga midi dress bertabur kristal swarovski yang glamor.

Untuk motif, Michael Ong memakai corak batik yang terinspirasi dari keindahan bawah laut. Ia membawakan 25 koleksi batik multifungsi di The Warehouse, Level 5.
" Kali ini kita angkat tema misteri bawah laut, ada motif bunga dan daun yang ada di dasar laut. Warnanya juga memakai nuansa laut seperti turquoise, hitam, oranye, ungu dan abu-abu," ujar Zakaria Hamzah, COO Alleira Batik.
Plaza Indonesia Fashion Week digelar mulai 18 Maret - 22 Maret 2019. Selain Michael Ong, desainer lain yang akan menampilkan karya mereka diantaranya Wilsen Willim, Patrick Owen, Rama Dauhan, Parang Kencana dan perwakilan ESMOD Jakarta. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya