Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur
Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif
Apa yang Masih Bisa Dilakukan Manusia yang Tak Bisa Dilakukan AI?
Dream - Siapa yang tak suka nasi goreng, makanan khas Indonesia dengan campuran bumbu ini memang digemari berbagai kalangan.
Tapi ternyata, nasi goreng tidak diperbolehkan untuk penderita diabetes. Sebab, nasi goreng mengandung karbohidrat tinggi yang bisa memicu naiknya gula dalam darah penderita diabetes.
Karena itulah tim dari Institut Pertanian Bogor membuat penelitian guna menciptakan nasi goreng yang aman dikonsumsi penderita diabetes.
" Dari hasil penelitian kami selama satu tahun ini, pati resisten (pati yang tidak dicerna oleh tubuh) dalam makanan akan menurunkan risiko diabetes melitus," ujar Indra Purnomo, mewakili tim penelitiannya di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa 28 November 2017.
Tim ini meneliti kandungan pati resisten dalam nasi pulen dan pera yang biasa digunakan untuk membuat nasi goreng. Menurut hasil penelitian ini, nasi dari beras pera mengandung pati resisten yang lebih baik dibandingkan nasi pulen.
" Semakin tinggi pati resistennya, semakin rendah daya cernanya. Sehingga, semakin rendah risiko diabetesnya," tutur Indra.
Selain meneliti nasi, bahan lain yang diteliti adalah penggunaan minyak untuk membuat nasi goreng. Dari tiga jenis minyak yang diteliti, yakni minyak kelapa, minyak jagung, dan minyak sawit, ditemukan bahwa minyak jagung memiliki kadar pati resisten yang paling tinggi dibanding lainnya.
" Sehingga hasil penelitian kami adalah, perpaduan pembuatan nasi goreng yang baik untuk penderita diabetes adalah amilosa sedang dengan kadar minyak jagung sebesar 7,5%," kata Indra.
Penelitian ini merupakan program penelitian dari Nutrifood Research Center terkait diabetes yang digelar tahun lalu. Tim dari Institut Pertanian Bogor meraih juara ke empat.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Sering Merasa Orang Lain Tidak Menyukai Anda? Bisa Jadi Ini Hanya ‘Liking Gap’

Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?

Sudah Tidur 8 Jam tapi Tetap Lelah? Bisa Jadi Anda Kekurangan 7 Jenis Istirahat Ini


Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya

Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa