Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Setiap hari kita menjalani rutinitas menjaga kebersihan mulut dan gigi dari bakteri dan kuman. Menggosok gigi merupakan cara mencegah penghimpunan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi gusi.
Jika malas menggosok gigi dan abai terhadap infeksi, sistem kekebalan tubuh akan memerangi bakteri sehingga radang di gusi akan terus berlanjut. Satu infeksi di gusi akan membuat kita rentan terhadap penyakit.
Peradangan jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan gusi dan struktur tulang serta masalah di organ tubuh. Misalnya, infeksi di gusi akan menyebabkan penyakit jantung karena inflamasi di pembuluh darah.
Infeksi di rongga mulut juga bisa meningkatkan lemak yang menempel di pembuluh darah. Saat pembuluh darah pecah dan bergerak ke otak maka akan memicu serangan stroke dan serangan jantung.
Hubungan antara kesehatan gusi dan diabetes terjadi di dua sisi. Memiliki kadar gula tinggi membuat kita rentan terkena diabetes karena menciptakan lingkungan ideal untuk terkena infeksi. Tetapi gigi infeksi memicu kadar gula tinggi pada orang tanpa diabetes.

Kesehatan tulang juga berhubungan dengan kesehatan gigi. Menurut sebuah riset baru dari National Institute of Health Osteoporosis and related Bone Diseases National Resource Center, gigi yang sakit akan menyebabkan kehilangan masa tulang sehingga osteoporosis.
Jadi artinya, menggosok dan menjaga kesehatan gigi sama pentingnya dengan olah raga dan mengkonsumsi makanan sehat.
Untuk menjaga kesehatan gigi dan rongga mulut tidaklah cukup dengan menggosok gigi. Sahabat Dream juga harus teliti dalam pemilihan pasta gigi yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri penyebab infekssi di mulut.
Salah satunya adalah Enzim Fresh Mint.

Enzim Fresh Mint dibuat dengan rasa mint yang disukai oleh banyak orang dan mengandung enzim-enzim serta protein yang berfungsi untuk memperkuat kerja protein-protein alamiah di dalam air ludah. Efektif untuk membantu mempercepat penyembuhan sariawan, mengurangi bau mulut dan mencegah terjadinya gigi berlubang.
Di semua variant produk pasta gigi enzim terdapat kandungan enzim amiloglucosidase, glucose-oxidase dan lactoperoxidase. Ketiga komponen enzim tersebut akan berbaur dengan air ludah dan berperan dalam pembentukan hipotiosianat. Hipotiosianat berfungsi untuk menghambat perkembangbiakan bakteri.
Ayo jaga kesehatan tubuhmu dengan rutin menggosok gigi bersama Enzim Fresh Mint. Gigi terjaga, mulut tetap sehat bebas dari penyakit-penyakit kronis. Karena kesehatan itu kebutuhan, bukan pilihan.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi