Kain Ulos Melenggang di New York Fashion Week 2019

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Senin, 18 Februari 2019 11:43
Kain Ulos Melenggang di New York Fashion Week 2019
Perhelatan busana menampilkan unsur budaya Sumatera Utara.

Dream - New York Fashion Week (NYFW) kembali dihelat pada 7 Februari 2019 di Industria, 775 Washington Street Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Desainer Maggie Huaturuk Eddy bersama ketiga desainer lainnya, Dian pelangi, Itang Yunaz, Alleira Batik dan 2 Madison Avenue berkolaborasi dalam Indonesia Diversity di panggung NYFW 2019.

Indonesia Diversity tampil sebagai pembuka dengan mengangkat budaya Indonesia. Maggie membawa kain ulos di koleksinya.

Beberapa tahun belakangan, ditemukan fakta bahwa kain tradisonal Sumatera Utara itu sudah nyaris punah.

" Minat terhadap tenun ulos ini hampir tidak ada. Ada tapi di museum. Saya ngga mau tenun Indonesia masuk museum aja, kenapa ngga masuk NYFW?," kata Maggie di acara Art & Fashion Exploration, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat 15 Februari 2019.

 Busana Ulos Maggie Hutauruk

Foto: Ratih Permata Sari/Dream

Ulos dikreasikan secara cantik dari bahan eksklusif dan detail corak serta embroidery. Warna cerah seperti oranye, ungu dan biru mendominasi koleksinya.

Busana dirancang ke dalam siluet modern dari berbagai model seperti dress, blouse, tunik hingga jaket bomber.

 Busana Ulos Maggie Hutauruk

Foto: Ratih Permata Sari/Dream

" Saya leburkan style saya yang bohemian art, kemudian saya masukan ulos sedemikian rupa. Dikreasikan agar pemakai tidak terkesan seperti ke pesta Batak," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Persiapan yang Matang

Melenggangnya kain ulos di pembukaan NYFW 2019 adalah suatu kebanggaan bagi Maggie. Menurutnya, hal ini merupakan kesempatan bagi budaya Sumatera Utara untuk bersinar.

" Saya punya hutang kepada keluarga besar saya yang banyak mendukung saya, untuk membawa kultur Sumatera Utara," ucapnya.

 Busana Ulos Maggie Hutauruk

Foto: Ratih Permata Sari/Dream

Busana dipesiapkan sedemikian dengan matang demi menyelipkan unsur budaya di setiap rancangan.

" Waktu saya diundang, saya tau harus buat gong yg benar, jangan asal buat fashion yang tidak memiliki makna," kata Maggie.

Laporan: Ratih Permata Sari

Beri Komentar
Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham