Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
World Cancer Day (Instagram)
Dream - Memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Febuari, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengingatkan pentingnya gaya hidup sehat guna mencegah risiko kanker.
" Hari kanker sedunia ini sebagai pengingat kita untuk lebih peduli dengan kesehatan. Mulailah dnegan menjalani pola hidup sehat agar tercegah dari kanker," kata Nila dalam keterangan tertulis yang diterima Dream.co.id, Rabu 4 Febuari 2015.
Komite Penanggulangan Kanker Nasional (KPKN) mengimbau masyarakat dan membantu mengurangi risiko kanker, lewat program World Cancer Day On the Road yang bertemakan 'Kanker Bukan di Luar Kemampuan Kita'.
" Kanker dapat dicegah, dideteksi dini, diobati dengan baik dengan pengobatan yang benar dan mereka berhak mendapat kualitas hidup yang baik," tambah Ketua KPKN, Soehartati Gondhowiardjo.
Menurut laporan Global Burden Cancer pada 2012, memperkirakan insiden kanker di Indonesia sebesar 134 per 100.000 penduduk.
Sementara data BPJS menunjukan Januari hingga Juni 2014, pengobatan kanker untuk rawat jalan menempati urutan kedua dengan jumlah kasus mencapai 88.106 dan pembiayaan sebesar Rp 124,7 miliar.
Untuk rawat inap sendiri menempati urutan kelima, dengan jumlah kasus 56.033 dengan pembiayaan sebesar Rp 313,1 milyar.
" Kami berusaha terus berintegrasi bersama semua lini untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat kanker di Indonesia. Menjadikan kanker sebagai salah satu prioritas masalah kesehatan nasional. hidup sehat hindari kanker," tutur Soehartati. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya