5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Mandi (Shutterstock)
Dream - Tinggal di negara tropis, membuat tubuh sangat mudah berkeringat. Mandi jadi solusi tepat untuk membersihkan kulit dari debu dan keringat yang jika dibiarkan tentu akan terasa sangat tidak nyaman.
Untuk di Indonesia sendiri, lazimnya mandi dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari. Tak ada yang salah dengan hal itu.
Namun pada beberapa kondisi, mandi juga bisa malah membuat kulit jadi bermasalah.
Untuk itu, hindari hal-hal berikut saat mandi. Terutama jika Sahabat Dream termasuk orang yang sering mandi.
1. Mandi dengan suhu air yang tinggi
Ternyata, mandi menggunakan air hangat dapat menghilangkan minyak alami pada kulit. Air dengan suhu tinggi juga bisa menyebabkan kulit menjadi gatal dan kering. Untuk itu cukup sesekali saja mandi air hangat. Pastikan menggunakan lotion pelembap setelah mandi.
2. Mandi terlalu lama
Membilas tubuh dengan air dan sabun selama 30 menit dapat menghilangkan minyak alami dan lipid dari kulit, yang membantu menjaga kelembapan kulit. Jadi, pastikan mandi tak terlalu lama dan gunakan sabun yang mengandung pelembap agar kulit tidak kering.

3. Menggunakan sabun yang sangat wangi
Sabun dengan wewangian menyengat mengandung bahan yang dapat menghilangkan kelembapan kulit. Juga bisa menyebabkan kekeringan atau kerapuhan kulit yang ekstrem. Hindari sabun yang mengandung paraben, warna sintetis, wewangian, natrium lauril sulfat dan formaldehida. Sabun dengan minyak esensial bisa menjadi pilihan yang baik.
4. Tidak mengganti spons
Menggunakan spons mandi dalam jangka waktu lama bisa berbahaya. Bakteri akan berkembang biak di spons dan puff mandi dengan mudah. Bisa memunculkan masalah pada kulit seperti jamur dan gatal-gatal. Ganti spons setiap empat minggu.
5. Tidak membilas dengan sempurna
Pastikan untuk selalu membilas sabun dan produk rambut lainnya sampai bersih. Busa yang tertinggal pada tubuh dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.
(Sah, Laporan Mega Rasmiyati/ Sumber: Healthsite)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?