Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Foto: Islamic Fashion Institute
Dream - Kain tradisional memiliki potensi tinggi di pasar fashion. Namun sayang, apresiasinya tak sebesar busana modern.
Seorang wanita asal Sumatera, Rifdatul Khoiro, datang ke Bandung untuk memperkenalkan kain tradisional Jambi.
Siswa lulusan Islamic Fashion Institute (IFI) itu memamerkan karyanya di perhelatan 'Notre Voyage', pada acara Haflatu at Takhorruj Batch 4.

" Saya dari Jambi, pengen ngasih unjuk kalau kain kita juga bagus. Saya melihat pengrajin lokal di sana semangatnya tinggi, namun sayang belum punya kesempatan. Makanya saya mau mengangkat kain ini agar lebih terkenal," ujarnya di Bandung, Rabu kemarin.
Keragaman budaya Jambi diimplementasikan ke dalam delapan busana muslim ready to wear.
Bertajuk 'Elok', Rifdatul menggambarkan wanita Jambi yang cantik budi pekerti dan parasnya. Koleksinya memakai kain Jambi dengan 13 motif, diantaranya Angsa Dua, Durian Pecah dan Kapal Sanggat.
Para model juga berjalan memakai Tengkuluk, penutup kepala khas Melayu yang dijadikan sebagai hijab.

Busana outer, inner, blouse dan culotte dibuat dengan style urban. Kombinasi siluet I, H dan A-line mengacu pada tren foecasting singularity 2019-2020 dengan subtema Swarga - Upskill Craft.
" Koleksi ini ada delapan jumlahnya. Percaya diri, kalau konsepnya kuat, insyaallah koleksi ini bakal berbeda dengan yang lain," tuturnya.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol