AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Oscar Lawalata Memamerkan Koleksi Batiknya, "Batik For The World: Menuju Seribu Kain". (Foto: Dream.co.id/Cynthia Amanda Male)
Dream – Kesadaran masyarakat terhadap batik semakin tinggi. Tak hanya pada acara formal, batik kini juga banyak dipakai dalam tampilan-tampilan kasual.
Para desainer pun semakin kerap menampilkan batik di atas catwalk bergengsi. Salah satunya desainer Oscar Lawalata. Kali ini dia menampilkan koleksi batik tema " Batik for The World: Menuju Seribu Kain" .

Dia membuat 50 artikel dari kain karya pengrajin binaannya.
" Mereka dibina melalui program Kreatif Bina Mandiri, supaya memiliki pengetahuan tentang warna, potongan pakaian dan motif," kata Oscar di Plaza Mandiri, Jakarta Pusat, Jumat 19 Oktober 2018.

Perajin yang dibina berasal dari beberapa daerah, yaitu Trenggalek, Ponorogo, Kediri, Gresik, Surabaya, Madura, Kupang, Waingapu dan Maumere.
Selain warna, kakak Mario Lawalata itu juga memberikan benang khusus pada para pengrajin. Dalam koleksinya, ia pun memakai bahan sutra, tenun, katun dan linen.
" Saya ingin membuat kainnya seperti terlahir kembali. Jadi saya sematkan manik, memakai teknik sulam dan menambahkan cutting yang tetap menonjolkan motif," kata dia.

Motif yang dipakai pada koleksinya didominasi oleh flora dan fauna. Hal tersebut didukung oleh motif khas Jawa Timur (Trenggalek, Ponorogo, Kediri, Surabaya dan Madura) yang kuat akan warna alamnya.
Di samping menunjukkan kepeduliannya pada pengrajin, pria yang sempat mendapat peran di film 'Banyu Biru' ini juga berharap para desainer bisa turut mengembangkan motif batik khas Indonesia.

" Saya ingin mengajak teman-teman desainer untuk tetap mengembangkan motif lama dan belajar membatik. Karena, untuk bisa berbagi ilmu pada pengrajin, desainer juga harus tahu cara buatnya,” kata dia.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia


Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli