Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koleksi Scarf Fur Shawl Dari Rumah Mode Fendi (Foto: Fendi.com)
Dream - Saat ini merek-merek fashion terkenal berusaha keras untuk memastikan produk mereka tetap eksis dan digemari. Tak jarang untuk menarik perhatian publik, rumah mode menciptakan item fashion unik dan menarik. Bahkan diklaim anti-mainstream.
Seperti karya terbaru Fendi berupa fur shawl yang benar-benar membuat warganet kaget setelah melihatnya. Karya desainnya memang menjadi viral namun karena bentuknya yang membuat imajinasi menjadi liar.
Rumah mode Italia itu baru saja meluncurkan sejenis scarf yang bertajuk 'Touch of Fur'. Namun saat menengok ke situs jual belinya, salah satu penampilan fur shawl tersebut sekilas terlihat seperti organ intim wanita.
Kontan saja, penampilan dan bentuk scarf itu langsung menjadi viral di Twitter.
Item fashion berwarna nude yang terbuat dari sutra, wol dan bulu rubah itu dijuluki 'scarf vulva'.
Entah disengaja atau tidak, Fendi membanderol scarfnya dengan harga yang cukup fantastis, mencapai 750 poundsterling atau Rp14,8 juta.
Peluncuran fur shawl dari Fendi itu mendapat reaksi beragam dari warganet. Sebagian besar dari mereka mengaku terkejut saat pertama kali melihat bentuknya.

" Aku terkejut ada scarf yang bentuknya mengingatkan pada organ di mana aku keluar dari tubuh ibuku," tulis Leah McElrath di @leahmcelrath.
Warganet lainnya justru heran dan tidak bisa membayangkan orang yang ingin memakai scarf tersebut.
" Memangnya ada wanita atau orang di dunia ini yang ingin memakai scarf berbentuk 'Miss V' di lehernya?" tambah warganet lain bernama Melly di @mphilig.
Namun keraguan Melly terbantahkan. Nyatanya, meski bentuknya tidak umum, syal berbulu itu ternyata sangat laris. Di toko online fartech.com, Touch of Fur dari Fendi itu bahkan sudah habis terjual.
Selain jadi bahan cemoohan, scarf itu juga mendapat kecaman. Pasalnya, Fendi menggunakan bulu rubah asli untuk hiasan di sekeliling scarf.
" Inilah scarf bulu dari @Fendi. Fur shawl nude dengan pinggiran bulu rubah (ya, bulu rubah asli). MENGERIKAN!" tulis @plantbasednews.
Fendi merupakan salah satu dari beberapa rumah mode terkemuka yang masih menggunakan bulu binatang asli dalam koleksinya. Sementara rumah mode lainnya seperti Burberry, Gucci dan Versace baru-baru ini sudah melarang praktik kontroversial tersebut.
(Sah/Sumber: Theindependent.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya