Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Banana Republic
Dream - Banana Republic, merek fashion asal Amerika Serikat baru saja meluncurkan sederet koleksi hijab. Produk hijab yang mereka jual tersedia dalam berbagai warna dan gaya. Dan dijual secara eksklusif di situs resmi mereka.
Peluncuran hijab itu mendapat perhatian. Maklum anak perusahaan dari Gap Incorporated itu meluncurkan produk di luar pakem item fashion mereka.
Tapi tak berselang lama dari peluncuran produk hijab mereka, muncul kontroversi seputar penggunaan foto yang dipajang di situs mereka dianggap keliru.
Dalam salah satu gambar yang dipajang, sang model, Fatuma Yusuf terlihat mengenakan hijab namun memadukannya dengan kaus ketat berlengan pendek, serta gaun yang memiliki belahan di sampingnya.
Penampilan tersebut diklaim tidak cocok dengan pakaian khas Muslim. " Bagaimana Banana Republic akan merilis koleksi hijab dan memiliki model mengenakan hijab dengan kemeja setengah lengan?," ujar salah satu pengguna media sosial, @momnerzzz melalui cuitannya.
Noha Sahnoune, yang turut terlibat dalam peluncuran hijab Banana Republic, lantas mengungkapkan pendapatnya melalui sederet komentar di Twitter.
Ia mengaku, memang ada permasalahan presentasi soal penggunaan foto pada situs tersebut. Bahkan ia menyatakan tak mengetahui foto-foto yang digunakan di situs Banana Republic.
Banana Republic langsung menanggapi persoalan itu. " Di Banana Republic, keragaman dan inklusi selalu menjadi perhatian kami," tulis perusahaan itu.
" Kami sangat senang dengan penawaran baru kami. Dan kami berkomitmen untuk mewakili suara dari semua pelanggan. Kami percaya bisa mendukung semua wanita dalam mengenakan apa yang membuat mereka merasa nyaman dan percaya diri."
Gambar Yusuf mengenakan lengan pendek serta gaun dengan potongan di bagian samping, telah dipotong. Tetapi turban tetap ditampilkan di situs tersebut.
Sumber: goodmorningamerica.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya