Lebih Stylish dan Berani dengan Koleksi MORAL

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Jumat, 4 Oktober 2019 13:36
Lebih Stylish dan Berani dengan Koleksi MORAL
Elemen semiotik yang menggambarkan relasi manusia dan alam dirancang lebih berani dengan aksesori metalik.

Dream - MORAL, label fashion ready to wear Indonesia meluncurkan koleksi untuk Spring - Summer 2020. Koleksi ini digarap di bawah arahan desainer kreatif Andandika Surasetja.

Bekerjasama dengan fotografer Vicky Tanzil, fashion stylist Marshella Jastine, dan Make Up Artist Priscilla Rasjid, MORAL merilis kampanye yang mengangkat tiga sosok representasi generasi muda.

 Moral© Foto: Dok. MORAL

Foto: Dok. MORAL

MORAL menggandeng tiga model Tanah Air paling menjanjikan saat ini, yakni Zeline Prabowo dari Wynn Models, Marcel J. Fritz dari Future Models, serta Han Chandra dari Studio47.

Dalam tiga set berbeda yang menggambarkan relasi antara manusia dengan alam, Vicky Tanzil dan Marshella menerjemahkan konsep koleksi MORAL / suaka ke dalam bahasa visual bermuatan elemen semiotik yang menarik untuk disimak.

 Moral© Foto: Dok. MORAL

Foto: Dok. MORAL

Kombinasi material Tencel sebagai komponen utama berpadu dengan ragam motif, tekstur dan warna yang dihadirkan dalam satu look dilengkapi dengan aksesori berbahan metal.

1 dari 5 halaman

Riasan Artistik

Lewat tangan MUA Priscilla Rasjid, riasan artistik difokuskan pada penggunaan warna metalik untuk mata serta kesan kilap dan basah yang menonjolkan struktur tulang wajah para model.

 Moral© Foto: Dok. MORAL

Foto: Dok. MORAL

Koleksi kali ini juga berkolaborasi dengan label tas asal Amerika Serikat, Healthy Back Bag, serta sandal Birkenstock sebagai official footwear pada
musim ini.

2 dari 5 halaman

Tampil Klasik dengan Koleksi Sepatu Autumn Winter 2019

Dream - Memasuki akhir tahun, Clarks meluncurkan koleksi Autumn Winter 2019 (AW19) terbaru. Masih dengan tema klasik, sepatu dirancang lebih nyaman dipakai di segala situasi.

" Dengan memperkenalkan koleksi AW19, kami ingin menunjukan kepada dunia mengenai arti kenyamanan – melalui keahlian kerajinan dan pembuatan sepatu hampir 200 tahun, untuk menciptakan koleksi inovatif dan penuh gaya yang memberi Anda kebebasan bergerak sepenuhnya," tulis Clarks di keterangan rilis yang diterima Dream, Jumat 18 September 2019.

Peluncuran kali ini turut menggandeng aktor Swedia, Alexander Skarsgard dan Freida Pinto dari India. Koleksi mengangkat tema kota yang memiliki arti mendalam bagi kedua artis tersebut.

  Clarks© Foto: Clarks

Foto: Clarks

Alexander Skarsgard berpose di Stockhol, dengan menampilkan Desert Boot, Ronnie Walk, Clarkdale Gobi, Trace Quest dan Batcombe Lord.

  Clarks© Foto: Clarks

Foto: Clarks

Sedangkan Freida Pinto memilih London sebagai kota masa kecilnya. Ia mengenakan koleksi Boot Desert, Clarkdale Arlo, Viola Murni, Sense Lula, Tri Spark dan Trace Pine.

Brand sepatu asal Inggris ini juga baru saja membuka concept store pertama di Tunjungan Plaza 6, Surabaya. Untuk mengunjungi toko Clarks lainnya, kini sudah ada di Mall Pondok Indah Mall, Paris Van Java, Mall Kelapa Gading, Trans Studio Mall Cibubur, Gandaria City, Summarecon Mall Serpong, Kota Kasablanka, dan Lippo Mall Puri.

  Clarks© Foto: Clarks

Foto: Clarks

3 dari 5 halaman

Tetap Stylish Meski Olahraga, Ini Koleksinya

Dream - Olahraga sudah menjadi bagian penting dari kehidupan. Kegiatan ini dapat dilakukan di berbagai suasana, bahkan di cuaca dingin sekalipun.

Berolahraga di cuaca dingin tentunya membutuhkan pakaian khusus. Mengakhiri musim panas, EA7 Emporio Armani meluncurkan koleksi busana olahraga Autumn/Winter 2019-2020.

  EA7 Emporio Armani© Foto: Dok. EA7 Emporio Armani

Foto: Dok. EA7 Emporio Armani

Koleksi didominasi dengan print bercorak alam, yakni corak pegunungan pada busana pria dan aurora borealis pada busana wanita.

Pemakaian bahan reflective ditemukan pada beberapa koleksi pria. Sementara koleksi wanita menggunakan detail iridescent tones.

4 dari 5 halaman

Pesona Mawar Inggris di Koleksi Cath Kidston

Dream - Musim semi identik dengan warna-warna lembut dan menyala. Selain itu, pada musim semi bunga-bunga mawar indah juga bermekaran.

Bunga mawar dan musim semi menjadi sumber inspirasi bagi brand tas asal Inggris, Cath Kidston. 

Cath Kidston pada seri barunya mengeluarkan koleksi produk premium bernama Freston.

Koleksi kali ini memiliki satu detail yang terinspirasi bunga khas, yaitu bunga rose insignia dengan gaya klasik nan elegan.

“ Sebenarnya kita menargetkan untuk casual day wearing. Tapi buat malam pun kita punya koleksi yang cocok untuk baju formal,” ujar Fara Diba, Brand Manager Cath Kidston Indonesia pada acara Launching Freston Premium Collection Cath Kidson di Jakarta, Rabu 4 September 2019.

  Tantri Namirah© Foto: Deki Prayoga/Dream

Foto: Deki Prayoga/Dream

Untuk koleksi premium Freston ini, tersedia bermacam-macam model mulai dari backpack yang lagi tren, slingbag, totebag, pouch dan tas lainnya.

Berbeda dari biasanya, koleksi ini menggunakan bahan dasar leather dengan nuansa earthy tone.

  Cath Kidston© Laporan: Razdkanya Ramadhanty

Laporan: Razdkanya Ramadhanty

Soal harga, premium collection Freston lebih mahal dibandingkan dengan produk Cath Kidston biasanya. Koleksi tas kulit menggemaskan ini dibanderol mulai dari Rp700 ribu.

(ism, Laporan: Razdkanya Ramadhanty)

5 dari 5 halaman

Trik Gampang Bedakan Tas Branded Asli dan Palsu

Dream - Gaya hidup masa kini mendorong sebagian orang untuk bergaya ala sosialita. Penggunaan item fashion, seperti tas, kerap menjadi imbasnya.

Agar terlihat trendi, kaum sosialita gemar menggunakan tas dari brand ternama seperti Hermes dan Louis Vuitton. Sayangnya banyak barang palsu yang mengatasnamakan brand tersebut.

Agar tak terkecoh, Effi Rachmanto, seorang bag expert membagikan tip sederhananya. Salah satunya soal warna.

" Untuk tas Louis Vuitton (LV), warna tas ali lebih pekat dari yang palsu. Monogram LV-nya berwarna cokelat sedangkan yang palsu lebih ke kuning," jelas Effi di acara Irresistible Bazaar, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 28 Februari 2018.

   tas Louis Vuitton© Gladys Velonia

Hal kedua yang perlu diperhatikan ialah soal bobot. Menurut Effi, tas asli akan selalu lebih berat dari yang palsu meskipun sama-sama dalam keadaan kosong.

Ketiga, zipper tas asli lebih besar dan terasa lebih berat serta lebih berkilau dibandingkan dengan yang palsu.

Namun jika tidak ingin repot membedakan mana tas asli dan palsu secara mendetil seperti langkah-langkah di atas, Effi memberikan tips pamungkasnya.

" Tas LV itu dibikin oleh craftmanship handal yang tidak akan pernah memotong bahan untuk tasnya di bagian monokrom LV. Bagian samping tas pun, jika kepotong akan tetap simetris."

Beri Komentar
Cerita dan Music Bersama Ify Alyssa | Online Dream Camp 2020