Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mandi Air Hangat (Foto: Shutterstock)
Dream - Beban pikiran yang sangat banyak, mulai dari pekerjaan, finansial hingga persoalan pribadi, kadang muncul bersamaan. Stres pun muncul dan tak bisa dihindari. Tubuh selalu terasa lelah padahal sudah tidur cukup lama.
Saat pikiran dikuasai stres, kita akan lebih sulit berpikir bahkan melakukan sesuatu. Maka dari itu, Sahabat Dream perlu meredakan stres terlebih dahulu sebelum melanjutkan kegiatan.
Salah satu cara untuk mengatasi stres adalah dengan mandi air hangat. Menurut Veronica Adesla, seorang psikolog klinis, mandi air hangat 1-2 jam sebelum tidur dapat menurunkan gelombang theta. Gelombang tersebut berkaitan erat dengan kondisi mental yang tak stabil akibat stres.
" Air hangat bisa mengaktifkan pineal gland untuk memproduksi melatonin, jadi tidur juga akan lebih berkualitas setelah mandi air hangat," kata Veronica di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Selasa 10 Desember 2019.
Jika Sahabat Dream suka berendam, lakukanlah dengan air bersuhu hangat untuk memperbaiki suasana hati. Berendam dengan air hangat bisa melancarkan peredaran darah serta membantu mengeluarkan zat sisa metabolisme tubuh.

" Jadi setelah berendam, tubuh dan pikiran kita akan terasa lebih segar. Stres pun akan hilang seusai berendam," tambahnya.
Perhatikan juga suhu air yang digunakan saat mandi atau berendam. Saat mandi dengan shower, pastikan suhunya jangan melebihi 41 derajat.
" Sedangkan saat berendam, jangan melebihi 44 derajat," kata Arini Astasari Widodo seorang dokter kulit.

Suhu yang terlalu panas bisa merusak kelembapan kulit dan bisa membuat masalah baru. Saat mandi air hangat, pastikan juga tak terlalu lama.
" Jangan terlalu lama agar tidak merusak kelembapan alami kulit. Mandi atau berendam sebaiknya dilakukan hanya selama 5-10 menit saja. Setelahnya, pakai pelembap supaya kulit tetap lembap," pesan Arini.
Dream - Polusi yang kita temukan di kehidupan sehari-hari ternyata tak hanya membahayakan organ tubuh. Para peneliti meyakini polutan juga menjadi salah satu pemicu munculnya stres.
Datangnya stres tak hanya menimpa kalangan pekerja kantor yang sudah berusia dewasa.
Sejumlah penelitian menunjukan jika polusi dapat meningkatkan gejala kegelisahan kecemasan serta depresi pada anak 12 tahun.

Pada kalangan remaja dan dewasa, polusi dapat menyebabkan mereka rentan terhadap gangguan kecemasan bahkan sampai kecenderungan melakukan perbuatan bunuh diri.

Gejala stres akibat polusi bisa dikenali dari tanda-tanda berupa kesulitan mengingat, susah berkonsentrasi, berpikirab negatif, suasana hati yang cenderung tidak stabil, atau mudah tersinggung.
Gejala fisik orang yang mengalami stres terlihat dari tubuh yang merasa kewalahan, depresi, sakit, nyeri, diare, demam, detak jantung cepat, sering flu, makan lebih banyak atau sedikit, atau suka menunda pekerjaan serta merasa gugup.
" Nafas terasa sesak, kepala pusing dan merasa kurang nyaman merupakan tanda stres karena polusi," jelas Veronica Adesla, Psikolog Klinis di Hotel Morrissey, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Desember 2019.
Berbagai upaya dapat dilakukan untuk mengatasi stres ako akibat polusi, seperti menjalani gaya hidup sehat, mencukupi waktu tidur, berolahraga, meditasi serta mandi air hangat 1-2 jam sebelum tidur selama 5-10 menit.

" Bisa diatasi dengan cara memiliki manajemen stres yang sehat dan menemukan hal yang bisa membuat kita tenang seperti mandi air hangat 1-2 jam sebelum tidur," tutupnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya