Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi (Foto: Visitportcanaveral.com)
Dream - Makan plastik? Yang benar saja! Tapi hal ini bisa saja terjadi karena partikel kecil dalam plastik yang disebut plastik mikro ternyata bisa bertahan lama dalam rantai makanan.
Plastik mikro dari sampah akan mencemari laut, hingga dimakan ikan, yang pada gilirannya dimakan oleh manusia.
Para ilmuwan memperingatkan, mereka yang suka seafood sama saja mengonsumsi 11.000 keping plastik mikro setiap tahunnya.
Belasan ribu keping plastik mikro itu akan menempel pada jaringan tubuh dalam jangka waktu yang sangat lama.
Peneliti dari University of Ghent di Belgia percaya bahwa plastik mikro yang terakumulasi dalam tubuh dari waktu ke waktu bisa menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang.
Dan mereka mengatakan jumlah plastik yang diserap hanya akan bertambah buruk ketika polusi di lautan meningkat.
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram