Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Sate Merupakan Salah Satu Makanan Tradisional Indonesia.
Dream - Indonesia merupakan negara yang penuh dengan budaya dan adat istiadat. Salah satu hal yang bisa mewakilkan keberagaman budaya Indonesia adalah kulinernya.
Tren wisata kuliner menjadi berkah bagi industri kuliner Indonesia. Tak heran jika bisnis cit arasa ini berkembang sangat pesat.
Kabar baik pun diyakini akan menyambangi Indonesia terkait kekayaan kuliner di tahun depan. seorang pegiat di bisnis makanan ini menyakini makanan asal Indonesia akan menjadi tren di tahun depan.
" Yang sedang dan akan jadi tren adalah makanan khas Jepang, khas Indonesia, khas Korea, jajanan anak muda, makanan high-end seperti steak mahal atau yang dikemas dengan kreasi maupun fusion," kata COO Eatwell Culinary, Bernt Hanlee Ramli, di Kuningan City, Jakarta Selatan, Rabu 7 November 2018.
menurut Bernt, beberapa jenis makanan kekinian mungkin akan tergeser di tahun 2019. Begitu juga dengan kudapan khas Korea.
" Makanan kekinian akan berganti dengan jenis kudapan baru. Begitu juga dengan makanan khas Korea," jelasnya.
Selain jenis kudapan yang kian beragam, tren kuliner Indonesia juga bisa dilihat dari cara konsumen membeli atau memilih makanan. Seperti kebiasaan menyantap makanan di luar rumah yang semakin berkembang. Bahkan sudah menjadi gaya hidup.
" Survei tertentu membuktikan bahwa 11 persen orang Indonesia makan sekali sehari di luar rumah. Kebanyakan terjadi di kota metropolitan. Bisa saja disebabkan oleh kemacetan atau tempat tinggal yang kecil," kata CEO Eatwell Culinary, Sumarno Ngadiman.
Perkembangan dunia kuliner didukung juga oleh teknologi, khususnya media sosial yang mempermudah seseorang dalam menjual maupun mencari makanan lebih cepat dan praktis.
Pengalaman memilih makanan yang seru saat berlibur atau di restoran, dan mencoba makanan unik dan baru juga sedang banyak dilakukan oleh millenial.
" Millenial itu technology savvy dan adventurous. Suka wisata kuliner dan cari kudapan menarik dari suatu tempat atau restoran," ungkap Bernt.
Kehadiran berbagai konsep baru dan inovasi seperti hadirnya makanan kekinian pun tidak lepas dari tren kuliner Indonesia. Namun, yang paling penting dari sebuah kudapan adalah ciri khas. Itulah yang membuat kuliner khas Indonesia masih menjadi favorit di negaranya sendiri.
" Makanan daerah memiliki sifat authenticity, jadi mudah dilirik dan diingat saat sedang wisata kuliner. Industri kuliner Indonesia juga masih terus diwarnai oleh inovasi terbaru dari berbagai sisi," kata dia.(Sah)
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?